Laporkan Masalah

Tingkat Pengetahuan Polisi Lalu Lintas Tentang Penanganan Korban Kecelakaan Dengan Cedera Kepala Di Kabupaten Sleman Yogyakarta

YUNINDA KURNIAWATI, Sutono, S.Kp., M.Sc., M.Kep.

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Penanganan korban kecelakaan pada area pra rumah sakit dapat menurunkan tingkat kematian pada early dan late death. Pada korban dengan cedera kepala memiliki resiko peningkatan tekanan intra kranial sehingga korban tidak sadarakan diri. Polisi kemungkinan merupakan orang awam khusus yang memiliki kewajiban untuk menolong korban. Tujuan Penelitian: Mengetahui tingkat pengetahuan polisi lalu lintas di Kabupaten Sleman mengenai penanganan korban kecelakaan dengan cedera kepala. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian descriptive kuantitat non eksperimental dengan subjek polisi lalu lintas di Kabupaten Sleman yang berjumlah 97. Subjek diambil dengan accidental sampling di area polsek untuk mengisi lembar kuisioner. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat (analisis deskriptif) dengan teknik statistik deskriptif. Hasil: Sebagian besar (74,23%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang penanganan korban cedera kepala. Empat belas responden (14,43%) berpengetahuan baik, dan 11 (11,34%) lainnya memiliki pengetahuan yang kurang. Rata-rata responden dengan usia >40 tahun (78,13%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Responden dengan lama kerja >10 tahun memiliki tingkat pengetahuan cukup (81,82%). Rata-rata responden yang sudah menerima pelatihan juga memiliki tingkat pengetahuan yang cukup (66,67%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan polisi lalu lintas mengenai penanganan korban kecelakaan dengan cedera kepala di Kabupaten Sleman pada tahun 2015 adalah cukup.

Background: Patients management in pre hospital is an important part to decrease early and late death. Head injury in traffic accident victims may increase intracranial pressure which lead to decrease patients consciousness. Police officers are the first special responder who may arrived in crashed area. They have responsibility to help the victim. Purpose: The purpose of this study is to know road traffic police officer’s knowledge level about early management of traffic accident victims with head injury at Sleman district in Yogyakarta. Methode: This is descriptive catagorical non-esperimental study with 97 road traffic police officer in Sleman district as subject. To collect the subject, we used accidental sampling method in every police station. They filled questionnaire that have been prepared before. We used univariate analyses with descriptive static technique to analyse the data. Result: Most subject (74,23%) have an enough knowledge level of traffic accident victims early management. Fourteen subject (14,43%) have a good knowledge level, and the others (11,34%) subject have less knowledge level. Subject who has age >40 years old (78,13%) and >10 years experience (81,82%) had enough knowledge level. Subject who has been trained with PPGD (66,67%) had enough knowledge level. Conclution: The road traffic police officer’s knowledge level about early management in traffic accident victims with head injury is enough.

Kata Kunci : cedera kepala, kecelakaan, penanganan, polisi, tingkat pengetahuan

  1. S1-2016-335435-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335435-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335435-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335435-title.pdf