PERBANDINGAN KEKUATAN TARIK ANTARA BRAKET LOGAM DAUR ULANG DENGAN METODE PEMBAKARAN, SANDBLASTING, DAN PEMBAKARAN DIIKUTI SANDBLASTING
NOVITRIA ZAHROTUL M, Prof. Dr. Drg. Pinandi SP, SU, Sp. Ort(K); drg. Soehardono D, MS, Sp. Ort (K)
2016 | Tesis-Spesialis | SP ORTODONSIAProsedur daur ulang braket bertujuan untuk menghilangkan sisa adesif dari mesh braket sehingga braket dapat digunakan kembali tanpa merusak mesh dan menjaga sifat retensinya. Metode daur ulang braket yang sering digunakan di klinis adalah metode thermal dengan pembakaran langsung, metode mekanis dengan sandblasting, atau kombinasi kedua metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan besar kekuatan tarik antara braket logam yang di daur ulang dengan metode pembakaran, sandblasting, dan pembakaran diikuti sandblasting Penelitian dilakukan pada 24 braket logam Edgewise gigi premolar yang dibagi menjadi empat kelompok (braket baru, braket daur ulang dengan metode pembakaran, sandblasting dan pembakaran diikuti sandblasting). Setelah braket dilekatkan pada gigi premolar, dilakukan perendaman dalam saliva buatan selama 24 jam dan dilakukan uji kekuatan tarik menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Analisis yang digunakan adalah ANAVA satu jalur dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan rerata kekuatan tarik braket baru yaitu 9,941±1,1156 MPa, braket daur ulang dengan metode pembakaran 4,523±0,7825 MPa, metode sandblasting 8,923±1,3213 MPa dan metode pembakaran diikuti sandblasting 9,50±0,806 MPa. Braket yang didaur ulang dengan metode pembakaran mengalami penurunan kekuatan tarik yang bermakna (p<0,05). Kekuatan tarik braket daur ulang dengan metode sandblasting dan metode pembakaran diikuti sandblasting hampir sama dengan braket baru. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu urutan besar kekuatan tarik pelekatan braket logam daur ulang dari yang tertinggi adalah braket daur ulang dengan metode pembakaran diikuti sandblasting, metode sandblasting dan metode pembakaran.
The purpose of bracket recycling is to remove any residual adhesive from the bracket mesh so that the bracket can be reused without damaging the mesh and keep the retentive features. Bracket recycling method that is often used in clinical are thermal method by direct flame, mechanical method by sandblasting, or combination of both methods. The aim of this study was to determine the tensile bond strength between metal bracket that is recycled by direct flame, sandblasting, and direct flame followed by sandblasting. This studies conducted on 24 premolars Edgewise metal bracket, divided into four groups (new bracket, direct flame-recycled bracket, sandblasting-recycled bracket and direct flame followed by sandblasting-recycled bracket). Recycled metal bracket were bonded to premolar teeth and immersed in artificial saliva for 24 hours. Tensile bond strength measurements were performed by Universal Testing Machine (UTM). The statistical analysis was perfomed using one-way ANOVA and Tukey test. The results showed the means of tensile bond strength of new bracket was 9.941±1.1156 MPa, recycled bracket using direct flame 4.523±0.7825 MPa, sandblasting 8.923±1.3213 MPa and direct flame followed by sandblasting 9.50±0.8060 MPa. The tensile bond strength of recycled bracket using direct flame method significantly decreased (p <0.05). The tensile bond strength of recycled bracket using sandblasting method and direct flame followed by sandblasting method were almost the same with the new bracket. The conclusion of this study is the order of tensile bond strength of recycled metal bracket from the highest are recycled bracket using direct flame followed by sandblasting method, sandblasting method and direct flame method.
Kata Kunci : kekuatan tarik, braket logam, daur ulang, pembakaran, sandblasting