Laporkan Masalah

ANALISIS COMMON SIZE DAN RASIO LIKUIDITAS PADA PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK

KARLINA TRISNAWATI, Dr. Fahmy Radhi, M.B.A.

2016 | Tugas Akhir | D3 MANAJEMEN SV

Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas perusahaan, hal ini bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam mengambil keputusan ekonomi serta menunjukan pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Penilaian kinerja perusahaan dapat dilakukan dengan macam-macam analisis rasio, diantaranya analisis common size dan rasio likuiditas. Dua analisis tersebut diperlukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, perhitungan analisis rasio keuangan penting dilakukan untuk mengevaluasi keadaan keuangan dalam waktu tertentu. Hasil analisis common size pada tahun 2014 dan 2015 terjadi peningkatan aktiva lancar dalam membiayai utang lancar perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara aktiva lancar dengan hutang lancar, pada tahun 2014 aktiva lancar dan hutang lancar masing-masing sebesar Rp9.165.894.377.221 dan Rp8.818.101.139.073, tahun 2015 aktiva lancar dan hutang lancar masing-masing sebesar Rp14.691.152.497.441 dan Rp11.598.931.718.043. Berdasarkan hasil analisis rasio likuiditas selama dua tahun yaitu tahun 2014 dan 2015, likuiditas perusahaan menggunakan 3 indikator rasio mengalami peningkatan, pada tahun 2014 current ratio sebesar 130% meningkat 26% di tahun 2015 menjadi 156%, quick ratio pada tahun 2014 sebesar 128% meningkat 16% di tahun 2015 menjadi 154%, dan cash ratio tahun 2014 sebesar 12% meningkat 34% ditahun 2015 menjadi 46%. PT Adhi Karya (Persero) Tbk secara umum merupakan perusahaan yang memiliki likuiditas yang baik dilihat dari current ratio dan quick ratio yang berada diatas kondisi normal, tetapi dalam indikator cash ratio perusahaan belum mampu membayar kewajiban lancar dengan kas dan setara kas yang tersedia.

The purpose of financial statements is to provide information about the financial position, performance and cash flows of the company, it is beneficial for the majority of reports among users in taking economic decisions and show management accountability for the use of resources owned by the company. Rate the performance of the company can be done with a variety of ratio analysis, including the analysis of common size and liquidity ratios. Two of the analysis required by PT Adhi Karya (Persero) Tbk, the calculation of financial ratio analysis is important to evaluate the financial situation within a specified time. The results of the analysis of common size in 2014 and 2015 there was an increase in current assets to finance the company's current debt. It can be seen from the comparison between the current assets by current liabilities, in 2014, current assets and current liabilities respectively Rp9.165.894.377.221 and Rp8.818.101.139.073. 2015 current assets and current liabilities respectively amounting Rp14.691.152.497.441 and Rp11.598.931.718.043. Based on the analysis of liquidity ratios for two years, namely 2014 and 2015, the company's liquidity using three indicators ratio increases, in 2014 the current ratio amounted to 130% increased by 26% in 2015 to 156%, the quick ratio in 2014 amounted to 128% increase 16% in 2015 to 154%, and the cash ratio by 12% in 2014 increased by 34% by 2015 to 46%. PT Adhi Karya (Persero) Tbk is generally a company that has good liquidity seen from the current ratio and quick ratio that is above normal, but the company's cash ratio indicators have not been able to pay current liabilities with cash and cash equivalents available.

Kata Kunci : Common Size Analysis, Liquidity