Laporkan Masalah

PEMBERIAN ANTIBIOTIKA LAMA SEBAGAI FAKTOR RISIKO FUNGURIA PADA ANAK YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT

TRESIA NATALIA SAMOSIR, Rina Triasih, Kristia Hermawan

2016 | Tesis | S2 KEDOKTERAN KLINIK/MS-PPDS

Infeksi Saluran Kemih (ISK) karena jamur (funguria) sering dijumpai pada anak-anak yang dirawat di Rumah Sakit. Pemberian antibiotika yang lama diduga meningkatkan risiko kejadian funguria. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terapi antibiotika lama dapat meningkatkan risiko kejadian funguria pada anak-anak yang dirawat di Rumah Sakit. Penelitian kasus kontrol dilakukan pada anak-anak usia 1 bulan sampai dengan 18 tahun yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito antara bulan September dan Oktober 2011. Pasien diikutkan dalam penelitian jika telah dirawat selama 7 hari atau lebih, dan mendapat antibiotika. Kami melakukan pmeriksaan kultur jamur pada urin dengan media Sabouraud Dekstrosa Agar (SDA). Anak dengan funguria positif sebagai kelompok kasus. Terapi antibiotika lama didefinisikan sebagai terapi antibiotika selama 12 hari atau lebih. Funguria terjadi pada 20 (2,8%) dari 693 anak yang dirawat selama periode penelitian. Terapi antibiotika selama 12 hari atau lebih tidak bermakna secara statistik meningkatkan risiko terjadinya funguria (aOR 3,7; 95% CI 0,7- 19,9). Anak yang dirawat selama 14 hari atau lebih dan dengan penyakit penyerta 3 atau lebih berisiko mengalami funguria (aOR 7,4 ; 95% CI 1,9-29,4 dan aOR 6,3 ; 95% CI 1,4-29,5). Kesimpulan penelitian adalah terapi antibiotika lama dapat meningkatkan risiko funguria pada anak yang dirawat inap di Rumah Sakit, namun tidak bermakna secara statistik.

Urinary tract infection (UTI) is the most common cause of infection after respiratory infection and diarhhea. Microorganism may play etiologic of UTI such as bacteria, fungal, parasite and virus. UTI due to fungal or funguria is often found in children hospitalized. The long-term antibiotic treatment has been associated with the risk for funguria. The aim of the study was to evaluate the role of long- term antibiotic treatment increases the risk for funguria in children hospitalized. We conducted a case control study from September to October 2011 involving children aged 1 month until 18 years who were treated in RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Inclusion criteria were children who had been treated with antibiotic for 7 or more days. Children were performed urine fungal culture examination using Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Children who had funguria were considered as cases. Long-term antibiotic treatment was defined as antibiotic therapy for 12 or more days. Funguria occurred in 20 (2.8%) out of 693 children treated during the period of study. Antibiotic therapy for 12 or more days did not significantly increase the risk for funguria (aOR 3.7; 95% CI 0.7-19.9). Duration of hospitalization for 14 or more days and 3 or more another diseases significantly increased the risk for funguria (aOR7.4; CI 95% 1.9-29.4 and aOR 6.3 ; CI 95% 1.4-29.5). The study concluded that long-term antibiotic treatment could increase the risk for funguria in children hospitalized, but not statistically significant.

Kata Kunci : Kata kunci : terapi antibiotika lama, funguria, faktor risiko, anak yang dirawat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.