Laporkan Masalah

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA ANGGOTA PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (PIK-KRR) DI SMA WILAYAH BANTUL

IVO FRIDINA, Wiwin Lismidiati, S. Kep., Ns., M. Kep., Sp. Mat

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Remaja rentan mengalami masalah kesehatan reproduksi karena sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang rendah dan sikap negatif terhadap kesehatan reproduksi. Remaja membutuhkan informasi yang berkaitan dengan keterampilan untuk memproteksi kesehatan reproduksinya. BKKBN mengembangkan PIK-KRR untuk membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap, dan perilaku kesehatan reproduksi yang sehat. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi pada siswa anggota PIK-KRR di SMA wilayah Bantul. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 235 orang pada siswa SMA kelas XI dan XII. Pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling dan systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk meneliti variabel pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square, uji fisher, dan uji pearson correlation. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober-November 2015. Hasil: Analisis univariat menunjukkan sebanyak 97,9% siswa anggota PIK-KRR di SMA wilayah Bantul memiliki pengetahuan yang tinggi tentang kesehatan reproduksi dan sebanyak 65,1% siswa anggota PIK-KRR di SMA wilayah Bantul memiliki sikap positif terhadap kesehatan reproduksi. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, serta terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lingkungan dengan sikap terhadap kesehatan reproduksi. Kesimpulan: Siswa anggota PIK-KRR di SMA wilayah Bantul memiliki pengetahuan yang tinggi dan sikap positif tentang kesehatan reproduksi. Kata kunci : Kesehatan reproduksi, pengetahuan, PIK-KRR, remaja, sikap

Background: Adolescents are susceptible to reproductive health problems because most of them have poor knowledge and negative attitudes toward it. Adolescents need information which can help them to protect their reproductive system. BKKBN develops a program named Center for Information and Counseling-Adolescent Reproductive Health (PIK-KRR) to help adolescents develop their knowledge, awareness, attitude, and behavior of a healthy reproductive system. Objective: Describe the knowledge and attitude of reproductive health on students of PIK-KRR in Bantul region's high school. Methods: The study was a quantitative descriptive with cross sectional design. The samples are 235 adolescents in senior high students of class XI and XII. Samples were taken with proportional random sampling and systematic random sampling. This study used a questionnaire to examine the variables of knowledge and attitude about reproductive health. The data analysis consisted of univariate and bivariate analysis. Bivariate was analyzed using chi-square, fisher test, and pearson correlation test. Data were collected on October-November 2015. Results: 97,9% students of PIK-KRR in Bantul region's high school have high knowledge about reproductive health, and 65,1% of them have a positive attitude towards health reproduction. The bivariate analysis shows an association between age and gender with knowledge of reproductive health, and there is a relationship between age, gender, education level, and environment with attitude toward reproductive health. Conclusion: Students of PIK-KRR in Bantul region's high school have high knowledge and positive attitude toward reproductive health. Keywords : knowledge, attitude, adolescent, PIK-KRR, reproductive health

Kata Kunci : Kesehatan reproduksi, pengetahuan, PIK-KRR, remaja, sikap