Laporkan Masalah

TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT AVIAN INFLUENZA (FLU BURUNG) DI KECAMATAN GODEAN KABUPATEN SLEMAN

TAUFAN PERDANA PUTRA, Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, M.P.

2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Flu Burung merupakan penyakit unggas menular yang disebabkan oleh virus Influenza type A yang dapat menular ke manusia. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap penyakit flu burung. Kajian lintas seksional digunakan dalam kajian ini dengan mengambil sampel secara rambang sederhana untuk memilih 302 responden yang memelihara unggas. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuisioner. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan data tata laksana pemeliharaan unggas, tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kejadian flu burung. Untuk mengetahui adanya asosiasi antara pengetahuan masyarakat dengan kesiapsiagaan terhadap kasus flu burung data dianalisis menggunaka Chi-square serta kekuatan asosiasi dengan Odds ratio. Jumlah unggas yang dimiliki masyarakat paling banyak di Godean adalah ayam buras 37,7%. Masyarakat yang memelihara unggas di Godean 92,4% memelihara dengan sistem backyard farming dan hanya 5% masyarakat yang melakukan vaksinasi. Sebanyak 45,7% masyarakat mengetahui bahwa penyebab virus flu burung adalah H5N1, dan 62,6% yang tahu bahwa penularan virus melalui aerosol. Nilai pengetahuan masyarakat memiliki asosiasi terhadap kesiapsiagaan menghadapi kejadian flu burung (x2 = 28,13 ; p=0). Masyarakat yang memiliki pengetahuan yang baik tentang flu burung 3,84 kali lebih siap bila terjadi outbreak (OR=3,84). Hasil kajian menunjukan hanya 31,5% masyarakat di Godean yang memiliki pengetahuan baik tentang flu burung dan 39,1% masyarakat yang siap jika terjadi kasus flu burung. Masyarakat perlu mengetahui tentang penyakit flu burung untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Avian Influenza is a contagious poultry disease caused by influenza virus type A that can be transmitted to human. This study aims were to know the farmer knowledge and awareness about avian influenza. Cross-sectional study was used in this study and 302 respondents were selected by simple random sampling. Data was collected by interviewed the respondents with a questionere. Descriptive analysis was elected to describe the poultry husbandry, society knowledge and preparedness to toward avian influenza. Chi-square was applied to analize the association between farmer knowledgement against avian influenza and the association strengthen of both of them was measured by odds ratio (OR). Native chicken population reached 37% among all poultry types in Godean. Backyard farming was the most Godean resident applied (92.4%) to take care their poultry and only 5% of them vaccinated their poultry. Only 45.7% of society knew if avian influenza caused by H5N1. Most of the society (62.6%) did not know how the virus was transmitted. There was an association between society knowledge and preparedness (x2 = 28.13 ; p=0). The people who have good knowledge about avian influenza improved 3.84 times of preparadness to anticipate if the disease happen (OR=3.84). The result showed that 31.5% of society in the area had a good knowladge about avian influenza and only 39.1% of them prepared if there was an outbreak happens. Society needed to know about avian influenza to increase preparedness.

Kata Kunci : Flu burung, masyarakat, kesiapsiagaan, asosiasi, Godean

  1. S1-2016-334039-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334039-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334039-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334039-title.pdf