ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI PEREMPATAN MIROTA KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA
IDA NURAINI, Galih Setyawan, M.Sc.
2016 | Tugas Akhir | D3 METROLOGI DAN INSTRUMENTASI SVTelah dilakukan analisistingkat kebisingan di perempatan Mirota Kampus UGM pada tanggal 2-8 Februari 2016.Tujuan pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebisingan dan apakah terjadi penyimpangan melewati batas aman atau tidak di area tersebut.Kebisingan di jalan perempatan mirota kampus UGM berasal dari bunyi kendaraan bermotor yang melintas pada jalan tersebut. Pengukuran dilakukan dengan cara pengukuran langsung menggunakan alat Sound Level Meter. Pengambilan data dilakukan sebanyak tujuh kali dari 24 jam selama satu minggu. Data yang di dapatkan dalam bentuk desi Bell sehingga grafik yang dihasilkan yaitu hubungan antara desi Bell dan waktu. Berdasarkan hasil analisa dan penelitian yang telah dilakukan, tingkat kebisingan yang terdapat pada jalan perempatan mirota kampus UGM memiliki nilai terbesar pada hari Minggu sebesar 78,2 dB(A) dan terendah pada hari Senin sebesar 76,0 dB(A). Hal ini menunjukan bahwa tingkat kebisingan dijalan perempatan mirota kampus UGM melebihi batas aman yang ditentukan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup maupun Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yaitu sebesar 60 dB dan 70 dB.
Noise level analisys in the intersection Mirota Kampus UGM has been done on 2-8 Februari 2016. The purpose of measurement is performed to determine the extent of deviation of noise that occurs in the area. The noise in the area comes from the sound of passing vehicle. Sound Level Meter is an instrument used in the process of data collection. Dataretrievalisdoneasmuchas7 times of 24 hours for a week. Data obtained in the form is desi Bell so that the graph is relation beetween desi Bell and time. Based on the analysis and research that has been conducted noise levels that largest on Sunday has an average of 78,2 dB(A) and lower level on Monday has an average of 76,0 dB(A). this shows the level of noise in the street intersection Mirota Kampus UGM exceeds the threshold determined by the Minister of Health and Minister of The Environment. Safety limit noise by 60 dB and 70 dB.
Kata Kunci : Kebisingan, Jalan, Sound Level Meter/noise, street, sound level meter