HUBUNGAN PENGETAHUAN PENYAKIT AVIAN INFLUENZA DAN PSITTACOSIS TERHAAP TATA CARA BETERNAK PEMILIK BURUNG PELIHARAAN DI KECAMATAN GODEAN
WARIH PULUNG N, DR. drh. Widagdo Sri Nugroho, M.P.
2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANDua penyakit zoonotik pada burung peliharaan yang perlu diwaspadai adalah avian influenza dan psittacosis. Kedua penyakit ini dapat juga menular ke manusia. Kecamatan Godean merupakan sentra peternakan burung di Kabupaten Sleman, sehingga perlu adanya kewaspadaan lebih terhadap penyakit zoonotik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan penyakit avian influenza dan psittacosis terhadap tata cara beternak pemilik burung peliharaan di Kecamatan Godean. Sebanyak 176 responden dipilih menggunakan cara rambang sederhana. Responden tersebut kemudian diberikan pertanyaan melalui kuesioner terstruktur mengenai manajemen pemeliharaan dan pengetahuan tentang penyakit zoonotik. Data hasil tabulasi kuesioner dianalisis secara deskriptif. Asosiasi yang bermakna antara tata cara beternak dengan pengetahuan tentang avian influenza dan psittacosis yang baik atau kurang dianalisis uji Chi-square (X2) dan kekuatan asosiasinya diukur dengan uji Odds Ratio (OR). Hasil memperlihatkan bahwa pemik burung peliharaan di Kecamatan Godean 95,5% memiliki pengetahuan yang kurang mengenai penyakit burung yang zoonosis (avian influenza dan psittacosis). Variabel tata cara pemeliharaan yang memberikan perbedaan sangat signifikan (p<0,05) terhadap pengetahuan penyakit avian influenza dan psittacosis adalah kebersihan burung (X2=9,195; p=0,002) dan pemberian tambahan vitamin dengan (X2=4,481; p= 0,034; OR=6,333). Variabel yang tidak signifikan adalah frekuensi pemberian pakan, kebersihan kandang, kebutuhan sinar, dan pemberian vaksinasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemilik dengan pengetahuan baik akan melaksanakan tata cara pemeliharaan yang baik pula. Pengetahuan masyarakat Godean pemilik burung peliharaan masih banyak yang belum mengetahui bahwa avian influenza maupun psittacosis dapat ditularkan melalui burung peliharaan.
Avian influenza, and psittacosis are two important zoonotic diseases that needs to be put into consideration in companion birds. Both of these diseases can be transmitted to human. Godean is the center of the bird farm in Sleman. therefore, it is compulsory to increase precaution against the zoonotic diseases. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of the diseases with the breeding management in companion birds in Godean. One hundred and seventy-six respondents were selected by using simple random sampling and then were asked by questions through a structured questionnaire regarding the farm management and knowledge about zoonotic diseases. Data tabulated results of questionnaires was analyzed by using descriptive method. A significant association between breeding management and knowledge of the zoonotic disease was analyzed with Chi-square (X2) and the strength of association measured by Odds Ratio (OR). The results of the test showed that 95.5% respondents had minimum knowledge about the bird zoonotic diseases (avian influenza and psittacosis). Variable of breeding management depicted a very significant difference (p <0.05) against knowledge of avian influenza and psittacosis were the bird’s hygiene (X2= 9.195, p=0,002) and vitamins supplementation (X2= 4.481, p= 0.034, OR= 6.333). There was no significant result of variables in feeding frequency, cleaning of the cage, luminous intensity, and vaccination. In conclusion, breeders with good understanding about bird husbandry will implement good maintenance procedures. Many companion bird breeders in Godean still had insufficient about avian influenza or bird psittacosis can be transmitted through human by the birds.
Kata Kunci : tata cara beternak, avian influenza, psittacosis, pengetahuan