Laporkan Masalah

Peran Notaris Terhadap Essensialia Pembuatan Akta Studi Kasus Pembangunan Terminal Giwangan

AWALUDDIN ALFIANTO, Taufiq El Rahman

2015 | Tesis | S2 Kenotariatan

INTISARI Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran Notaris terhadap essensialia pembuatan akta pembangunan terminal Giwangan berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris. mengetahui essensialia akta pembangunan terminal Giwangan sudah sesuai dengan perjanjian Build Operate And Transfer (BOT). Penelitian ini bersifat yuridis empiris, yaitu yaitu cara atau prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu untuk kemudian dilanjutkan dengan meneliti data primer yang ada di lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder di bidang hukum. Metode yang digunakan dalam menganalisis dan mengolah data-data yang terkumpul adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Notaris terhadap essensialia pembuatan akta pembangunan terminal Giwangan belum sesuai Undang-Undang Jabatan Notaris. Hal ini diketahui dari Notaris belum memberikan nasehat hukum dan penjelasan mengenai isi dari pokok-pokok dalam akta tersebut. Khususnya akibat hukum jika salah satu pihak memutuskan kerjasama Build Operate Transfer (BOT). Essensialia akta pembangunan terminal Giwangan sudah sesuai dengan perjanjian Build Operate And Transfer (BOT) hal ini terlihat dari Tindakan Pemkot Yogyakarta yang melakukan perjanjian atau kontrak dengan pihak ketiga yaitu PT Perwita Karya merupakan bentuk kemitraan daerah. Disamping itu dalam isi perjanjiannya menyatakan kedudukan PT Perwita Karya hanya membangun proyek tersebut, setelah selesai dibangunnya proyek tersebut maka proyek yang bersangkutan di serahkan kembali kepada pihak Pemkot Yogyakarta tanpa hak PT Perwita Karya untuk mengelola/memungut hasil atau revenue dari proyek tersebut.

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the role of the Notary deed essensialia development Bus Station by Law Notary. know essensialia deed Bus Station development is in conformity with the treaty Build Operate And Transfer (BOT). This research is empirical jurisdiction, namely that means or procedures used to solve the problem by examining secondary data research first and then followed by examining primary data in the field. The approach used in this research is normative juridical, the research is based on the research literature in order to obtain secondary data in the field of law. The method used to analyze and process the data collected is qualitative analysis. The results showed that the role of the Notary to essensialia deed Bus Station development is not appropriate Notary Act. It is known from the Notary not provide legal advice and explanation of the contents of the main points in the deed. In particular legal consequences if one of the parties decides cooperation Build Operate Transfer (BOT). Essensialia deed Bus Station development is in conformity with the treaty Build Operate And Transfer (BOT) as seen from Yogyakarta city government action into an agreement or contract with a third party, namely PT Perwita work is a form of local partnerships. Besides the contents of the agreement stating the position of PT Perwita work just build the project, after the completion of the construction project, the project in question submitted back to the municipal government of Yogyakarta without the right PT Perwita work to manage / levy proceeds or revenues of the project.

Kata Kunci : Peran Notaris, akta / Role Notary,deed

  1. S2-2015-277303-abstract.pdf  
  2. S2-2015-277303-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-277303-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-277303-title.pdf