MAKNA PUISI "I'TIRAFATU KAZZABIN" DAN "FABI`AYYI ALA`I ASY-SYU'UBI TUKAZZIBANI" KARYA AHMAD MATAR: ANALISIS SEMIOTIK
NILNA HASANATI, Dra. Hindun, M.Hum. ; Arief Ma'nawi, S.S. M.Hum. ; Dra. Uswatun Hasanah, M.A.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARABPenelitian ini menganalisis dua puisi yang berjudul "I'tirafatu Kazzabin" dan "Fabi`ayyi Ala`i Asy-Syu'ubi Tukazzibani" dalam Al-Majmu'atu Asy-Syi'riyyatu karya Ahmad Matar, penyair Arab kontemporer berkebangsaan Irak. Penelitian ini berupaya untuk mengungkap makna yang dikandung dalam kedua puisi tersebut menggunakan teori semiotik. Adapun metode yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah dua dari empat hal yang ditawarkan Michael Riffaterre, yaitu analisis ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri dari pembacaan heuristik serta hermeneutik. Hasil analisis menyimpulkan, bahwa kedua puisi tersebut menggambarkan tentang sistem pemerintahan di negara-negara Arab dan para penguasanya yang tidak baik karena mereka mengizinkan campur tangan Barat. Hal tersebut, mengakibatkan kehancuran sistem pemerintahan negara-negara Arab, sehingga rakyat bertekad untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan menjatuhkan sistem pemerintahan yang zalim. Akan tetapi, sebaliknya mereka mendapatkan serangan dari para penguasa, sehingga keadaan tersebut menyebabkan penderitaan rakyat yang berkepanjangan.
This research study two poetries titled "I'tirafatu Kazzabin" dan "Fabi`ayyi Ala`i Asy-Syu'ubi Tukazzibani" in Al-Majmu'atu Asy-Syi'riyyatu. Both of the poetries were written by Ahmad Matar. He is one of contemporary Iraqi poet. This research attempts to reveal the significance by utilizing semiotic theory. Two methodes which are applied in this research are two of four points offered by Michael Riffaterre, which are indirectly expression and semiotic reading that consisted of heuristic reading and hermeneutic reading. The conclusion of this research is both of the poems define the government system of Arab countries and the rulers not as good as it should be because they let The West come into the government. This action leads into the ruination of the government system in Arab countries. Because of it, people are determined to defend their rights and dethrone the despotic government. However conversely, they get assault from the rulers and that circumtance causing of prolonged people suffering.
Kata Kunci : Ahmad Matar, Arab, puisi, semiotik