PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN AIR LIMBAH PROGRAM SPBM DI DESA BANGUNJIWO KABUPATEN BANTUL
RAKHMAT PERONEMA P, Dwita Hadi Rahmi, Didik Kristiadi
2016 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahPenelitian ini terkait keberhasilan desa bangunjiwo dalam pelaksanaan program Sanitasi Perkotaan Berbasis Masyarakat (SPBM) sehingga menimbulkan efek lain tidak hanya sebagai pelayanan pengelolaan air limbah. Lokasi penelitian di Kabupaten Bantul, tepatnya di dusun Kalipucang Desa Bangunjiwo pada Kelompok Pengguana dan Pemanfaat (KPP) Bersih Sentosa sebagai pengelola IPAL Komunal. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pengelolaan program SPBM di Desa Bangunjiwo, mengidentifikasi partisipasi masyakarat dalam pengelolaan dalam program SPBM serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deduktif. Penetuan narasumber dengan metode purposive sampling kemudian dilakukan wawancara mendalam dengan para narasumber. Dalam pengumpulan data terdapat dua cara yaitu pengumpulan data sekunder berupa dokumen-dokumen yang terkait dan data primer melalui wawancara .Dokumen dan data verbal yang diperoleh, diinterpretasikan, kemudian ditelaah untuk selanjutnya disimpulkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan air limbah dalam program SPBM tahun 2012 di Desa Bangunjiwo mampu melampaui target yang dicanangkan oleh pemerintah dari segi jumlah pemanfaat. Program yang dikhususkan untuk pelayanan air limbah ternyata dapat dikelola lebih jauh oleh masyarakat menjadi sebuah ruang publik berupa taman kampung yang dikembangkan secara mandiri. Faktor-faktor mempengaruhi masyarakat terhadap program SPBM desa Bangunjiwo Kabupaten Bantul adalah modal manusia, karakteristik sosial ekonomi, motivasi, kepemimpinan, komunikasi, adanya penghargaan yang diberikan oleh pemerintah dan perubahan sistem infrastruktur pelayanan air limbah.
This research is related to the success of the village Bangunjiwo in the implementation of Community-Based Sanitation program (SPBM) causing other effects not only as waste water management services. The research location in Bantul district, precisely in the hamlet village Kalipucang Bangunjiwo on Pengguana and Utilization Group (KPP) Net Sentosa as a manager Communal WWTP. This study aimed to describe the program management in the village SPBM Bangunjiwo, identifying society's participation in the management of the program SPBM and the factors that influence it. The method used is qualitative with the deductive approach. Determination sources by purposive sampling method then conducted in-depth interviews with the speakers. In collecting the data, there are two ways of collecting secondary data from related documents and primary data through interviews .Dokumen and verbal data obtained, interpreted, and then analyzed for further concluded The results showed that high community participation in the management of waste water in SPBM program in 2012 in the village of Bangunjiwo able to exceed the target set by the government in terms of the number of beneficiaries. The program is devoted to wastewater services turned out to be managed further by society into a public space such as a garden village developed independently. Factors affecting the community against SPBM program Bangunjiwo Bantul village is human capital, social and economic characteristics, motivation, leadership, communication, the award given by the government and the system changes wastewater services infrastructure.
Kata Kunci : Partisipasi, Tingkat partisipasi, Air limbah, Program SPBM