Hubungan persepsi perilaku kepemimpinan transformasional dan transaksional dengan kinerja karyawan Kantor Bank Indonesia (KBI) Pontianak
ANDRIAN, Sari Sitalaksmi, SE.,M.Mgt
2002 | Tesis | Magister ManajemenIde Penelitian ini dilatarbelakang pelaksanaan program transformasi oleh Bank Indonesia dalam merespon Undang-Undang No. 23/ 1999 tentang Bank Sentral dan Undang-Undang No. 22 dan 25/ 1999 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah serta memperbaiki citra Bank Indonesia dalam pandangan masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab dan akuntabilitas Bank Indonesia terhadap para stakeholder-nya. Maka, salah satu langkah strategis yang ditempuh sektor manajemen intern Bank Indonesia adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan. Peran dan fimgsi pemiinpin dalain prograin transfoinasi diantaranya sebagai agen perubahan (agent of change). Program transformasi terebut lebih tepat dikatakan sebagai pembaharuan secara meyeluruh aspek-aspek dalam organisasi seperti h g s i , struktur, SDM, pengendalian intern, budaya organisasi, pemanfaatan teknologi, dan lain-lain sehingga dapat meningkatkan efektivitas aktivitas organisasi. Selanjutnya secara komprehensif pelaksanaan program tersebut tidak terlepas dari fungsi dan peran seorang pemimpin sebagai katalisator, motivator, dan fasilitator dalam proses perubahan tersebut, walaupun kendala utama yang dihadapi dalam pelaksanaan program transformasi adalah sikap dan perilaku yang pro status quo serta resistensi untuk menolak perubahan yang dilakiikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan sebagai indikator awal atau pun sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan program transformasi, dengan menempatkan pemimpin yang berperilaku transformasional sebagai objek yang dipersepsikan oleh karyawan pada Kantor Bank Indonesia (KBI) Pontianak yang merupaksn miniatur dari Bank Indonesia (BI) pusat serta implikasinya dalam meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi perilaku kepemimpinan transformasional dan transaksional dengan kinerja karyawan Kantor Bank Indonesia (KBI) Pontianak. Penelitian adalah penelitian popdasi. Subjek penelitian terdiri dari 40 orang karyawan dan 2 orang kepala seksi. Data penelitip dikumpulkan dengan menggunakan angket kepemimpinan transformasional, transaksional, dan kinerja karyawan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi dan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis statktik, ditemukh pola hubimgan sebagai berikut: (1 ) terdapat hubungan positif dan sangat signifikan aptara persepsi perilaku kepemiinpinan transformasional dan transaksional secara bersanla-sama dengan kinerja karyawan, (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi perilaku kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan, (3) Terdapat hubungan positif dan sangat signifikan antara persepsi perilaku kepemimpinan transformasional dan transaksional secara bersama-sama dengan kinerja karyawan
The idea of this research appeared when Bank Indonesia held transformation program to response the new regulation of central bank which kncwn as Undang- Undang No. 23/ 1999, Cndang-Undang No. 22 dan 25/ 1999 about financial balance between central and regions, and to improve the image of Bank Indonesia in the view of society. Thus, It was held as a responsibility and accountability of Bank Indonesia to it’s stakeholders. One of Bark Indonesia’s internal management sector strategies was improvement the quality of leadership. Role and function of leader in this program was being an agent of change in the orgmkation. The exactly word for this program was reformation by change in whole aspects of organization such as fimction, stnicture, human resources, internal control, corporate culture, technology application, etc. Further, it would increase the effectiveness of organization activities. All this changes were related by role and function of leadership as the catalizator, motivator, and facilitator in transformation as process. Even though, they would find the major obstacles in holdrng the transformational program were individual’s trait and behavior tend to be pro status quo and resistance to change. The implication of this research as an early indicator or evaluation in holding transformation program which leader position as a percepted object by employees at Kantor Bank Indonesia (KBI) Pontianak (The Office of Bank Indonesia at Pontianak). It could increase employees and organization performance in The KBI Pontianak as a miniature of Bank Indonesia Pusat (The Central Otfice of Bank Indonesia) This research purposed to examine the corrdation between the transformational and transactional leadership behavior perception with employees’ perfarmance at Kantor Bank Indonesia (KBI) Pontianak (The Office of Bank Indonesia at Pontianak). This research is population research. The subjects of this research were 40 employees, 2 section heads, and 1 sector head. ‘The data were collected by ineans of three questionnaires: the transformational leade; ship questionnaire, the transactional leadership questionnaire, and the employees’ performance questionnaire. Data were analyzed using regression and product moment correlation. The results of the research are: ( 1 ) there was a very significant and positive correlation between transformational and transactionzl leadership behavior with employee’s performance, (2) there was a significant and positive corr:latioq between transformational leadership beha\ ior with employees’ performance, and (3) (1) there was a very significant and positive correlatiQn between transactional leadership behavior with employees’ performance.
Kata Kunci : Kepemimpinan,Kinerja Karyawan, Perception, transformational and trmsactional leadership behavior. employees’ performance