Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PEMBERIAN KONSELING MELALUI BOOKLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, PERILAKU, KEPATUHAN DAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS PURWOREJO

ARI SUSIANA W, Dr. Chairun W., M.Kes., MAppSc., Apt. ;Prof. Dr. Djoko Wahyono, S.U., Apt.

2016 | Tesis | S2 Magister Farmasi Klinik

Hipertensi dikenal secara luas sebagai penyakit kardiovaskular dimana penderita memiliki tekanan darah diatas normal dan merupakan penyakit kronis yang perlu diterapi dengan tepat dan terus menerus. Ketidakpatuhan terhadap terapi pengobatan menyebabkan tekanan darah menjadi tidak terkontrol sehingga meningkatkan risiko komplikasi. Peningkatan pengetahuan, perilaku, dan kepatuhan terhadap pengobatan merupakan salah satu tujuan dari edukasi pasien. Keterbatasan apoteker di puskesmas menyebabkan edukasi tidak dapat dilakukan secara efektif, sehingga perlu dicarikan alternatif seperti pemberian booklet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling dan pemberian booklet terhadap peningkatan pengetahuan, perilaku, dan kepatuhan pada pasien hipertensi. Penelitian dilakukan secara prospektif dari bulan Juni sampai September 2015 di Puskesmas Purworejo. Disain penelitian adalah eksperimental semu menggunakan rancangan pretest postest with control group. Subjek penelitian diikuti oleh 100 orang, terdiri atas 50 orang pada kelompok intervensi (diberi konseling dan booklet) dan 50 orang pada kelompok kontrol. Alat yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku adalah kuesioner uji pengetahuan dan uji perilaku, sedangkan untuk mengukur kepatuhan pasien menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Pemberian konseling oleh apoteker secara signifikan membantu meningkatkan pengetahuan, perilaku, dan kepatuhan pasien (p<0,05). Secara signifikan konseling dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok kontrol dan intervensi (p<0,05), akan tetapi selisih penurunan tekanan darah sistolik di kelompok kontrol dan intervensi tidak berbeda secara signifikan (p>0,05) sedangkan selisih penurunan tekanan darah diastolik berbeda secara signifikan (p<0,05).Tidak ada hubungan antara kepatuhan pasien terhadap tekanan darah sitolik dan diastolik pasien (p TDS=0,068; r=-0,183 dan p TDD=0,168; r=-0,139). Variabel luar yang secara signifikan mempengaruhi tingkat kepatuhan adalah pendidikan (p<0,05). Varibel diit garam, olahraga, cara minum obat, merokok, IMT tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan tekanan darah pasien (p>0,05).

Hypertension is widely known as a cardiovascular disease in which patients have higher than normal blood pressure and is a chronic disease that needs to be treated promptly and continuously. Noncompliance treatment caused uncontrolled blood pressure, thereby increasing the risk of complications. Education is one way to improve knowledge, behaviour, and compliance. Limitations of pharmacists in health primary centers led to education can't be done effectively, it is necessary to look for alternatives such as booklet. This study aims to determine the effectiveness of counseling and booklets to increase knowledge, behaviour, adherence in hypertensive patients. The study was conducted prospectively from June to September 2015 at Puskesmas Purworejo. It is a quasi-experimental study design using pretest posttest control group. The research subject was attended by 100 people, consisting of 50 people in the intervention group (given counseling and a booklet) and 50 people in the control group. The tools used to measure knowledge and behaviour are questionnaries of knowledge and behaviour test. The tools used to measure compliance is Morisky Medication adherence Scale (MMAS-8). Counseling by pharmacists significantly improve the knowledge, behaviour, and patient compliance (p<0,05). Counseling significantly can lower systolic and diastolic blood pressure among the control group and the intervention group (p<0,05). The difference in systolic blood pressure reduction in the control group and intervention group did not differ significantly (p>0,05), but there was significant differences in diastolic blood pressure reduction (p<0,05). There was no relationship between patient adherence and systolic-diastolic blood pressure (pTDS=0,068; r=-0,183 and p TDD=0,168; r=0,139 ). Comfounding variables that significantly affect the compliance level is education (p<0,05). Salt diet, exercise, how to take medication, smoking , BMI did not significantly affect blood pressure changes in patients (p>0,05).

Kata Kunci : kepatuhan, hipertensi, konseling, booklet, MMAS

  1. S2-2016-338437-abstract.pdf  
  2. S2-2016-338437-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-338437-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-338437-title.pdf