Laporkan Masalah

The Influence of cultural dimension on the acceptance level of Japanese International management control system in Indonesia

PRIHARTONO, Aditya Galih, Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Dimensi – dimensi budaya adalah salah satu dari konsep terpenting dalam penentuan sistem pengendalian manajemen suatu organisasi. Hal ini disebabkan dimensi – dimensi budaya akan menetukan apakah suatu sistem pengendalian manajemen dapat dioperasikan dalam suatu organisasi. Praktisnya, melalui analisa dimensi – dimensi budaya suatu organisasi diharpkan mampu untuk menentukan sistem anggaran, tingkatan sentralisasi, metode evaluasi dan lain – lain yang paling sesuai dengan organisasi itu sendiri. Berdasarkan hal diatas, sangatlah berguna untuk menganalisa dan meniliti tingkat penerimaan sistem pengendalian manajemen berdasarkan dimensi – dimensi budaya. Perusahaan – perusahaan Jepang akhirnya terpilih sebagai obyek analisis dalam tesis ini. Hal ini disebabkan sistem pengendalian perusahaan Jepang di Indonesia-lah yang akan dianalisa. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengetahui apakah sistem pengendalian manajemen perusahaan Jepang dapat diterima dengan baik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif-eksplanatif dimana sumber data diperoleh melalui metode sampling dari obyek yang diteliti. Obyek dari penelitian ini adalah karyawn dari beberapa perusahaan Jepang di Indonesia. Sample telah dikumpulkan dalam periode dua bulan sejak April 2002 sampai dengan Juni 2002. Teori yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari penelitian Chow (1994), Harzing (1999), dan Hofstede (1980) tentang Dimensi – Dimensi Budaya dan Sistem Pengendalian Manajemen Internasional. Ide utama dari penelitian ini berasal Buku sistem Pengendalian Manajemen bab 14 yang disusun oleh Anthony dan Govindarajan (2001). Melalui buku tersebut pada akhirnya penelitian dikembangkan ke beberapa sumber – sumber lainnya beserta survey lapangan di beberapa perusahaan Jepang di Indonesia. Melalui riset ini, penulis berkesimpulan bahwa terdapatnya hubungan yang signifikan antara diemnsi – dimensi budaya dengan tingkat penerimaan system penendalian manajemen internasional perusahaan Jepang. Disimpulkan pula bahwa pengalaman yang dimiliki karyawan di perusahaan Jepang tidaklah berpengaruh terhadap tingkat penerimaan sistem pengendalian manajemen internasional perusahaan Jepang. Akhirnya, melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat penerimaan sistem pengendalian manajemen perusahaan Jepang di Indonesai tidak berada di tingkat atas. Dengan kata lain, sistem pengendalian manajemen perusahaan Jepang tidaklah mendapat skor yang tinggi dimata para karyawan perusahaan Jepang itu sendiri.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Manajemen Perusahaan, Pengendalian Manajemen, International culture, Management control system, Japanese Expatriate.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.