Laporkan Masalah

POLA RUANG-DALAM RUMAH PETERNAK SAPI DI DESA MLIWIS, CEPOGO, BOYOLALI

ITA DWIJAYANTI, Ardhya Nareswari, ST., MT., Ph.D ; Alexander Rani Suryandono, ST., M.Arch

2016 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Adanya pertentangan pendapat antara Jackson dan Galih Pangarsa mengenai arsitektur vernakular yang berkembang di lingkungan pedesaan menjadi latar belakang penulisan penelitian. Jackson (1984) mengatakan bahwa rumah vernakular yang berkembang di daerah pedesaan bersifat abadi (timeless). Sedangkan menurut Pangarsa (2006), rumah vernakular secara fisik di era sekarang ini sudah punah. Untuk memverifikasi kedua pendapat tersebut, peneliti mengangkat kasus pada rumah peternak sapi di Desa Mliwis, Cepogo, Boyolali. Kasus ini menarik karena terdapat kandang sapi di dalam rumah tinggal, aktivitas mayoritas masyarakatnya yang bekerja sebagai peternak sapi secara turun-temurun, serta adanya keberagaman karakter rumah yang terekam dalam rentang tahun 1960-2015. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola ruang-dalam pada rumah peternak sapi di Dukuh Bulukerto dan Karanganyar Desa Mliwis, Cepogo, Boyolali serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Kualitatif-Verifikatif, dengan mengambil teori Ching (1943) mengenai pola bentuk, sirkulasi, dan sifat ruang. Serta teori Rapoport (1969) mengenai makna rumah sebagai bagian dari kehidupan manusia yang memiliki sifat dinamis dan adaptif, tecermin pada bentuk ruang yang ditempatinya. Penelitian ini menganalisis denah dan susunan ruang dari 94 rumah peternak sapi serta membandingkan kondisinya di tahun 2015 dengan kondisi di awal pembangunan yang informasinya diperoleh dari hasil wawancara penghuni. Hasil penelitian yang didapatkan adalah: dari 94 rumah peternak sapi terdapat 5 variasi pola linier. Perbedaan bentuk tapak bangunan dan tren tahun pembangunan merupakan faktor yang membuat adanya variasi pola linier pada rumah peternak sapi. Pada akhir penelitian ini peneliti setuju dengan pendapat Jackson bahwa arsitektur vernakular bersifat tak lekang waktu atau abadi karena pola merupakan struktur yang tetap dan tidak mudah berubah. Adapun penelitian yang dapat dikembangkan dari penelitian ini antara lain penelitian pada lokasi berbeda dengan aktivitas yang sama (beternak sapi), serta penelitian melalui pendekatan berbeda, misalnya melalui pengamatan dari sistem fisik (atap, dinding dan lantai) atau dilihat dari sistem model (fasad, bentuk pintu, jendela dan ornamen bangunan).

The argument between Jackson and Galih Pangarsa regarding vernacular architecture in rural is the background of this study. Jackson (1984) said that vernacular house developed in rural area is timeless, while Pangarsa (2006) said that vernacular house is no longer exist. To verify both arguments, researcher writes a study about cow farmer's houses in Mliwis village, Cepogo, Boyolali. This research is unique because: first, the cow shed is located inside the house; second, the activity of cow breeding is done through generations; third, the character of houses built between 1960-2015 are very varied. The purpose of this study is to describe the room pattern of houses in Dukuh Bulukerto and Dukuh Karanganyar, Mliwis Village, Cepogo, Boyolali and factors that affect it. This study uses qualitative-verificative methods with the reference from Ching (1943) and Rapoport (1969). Ching noted about form pattern, circulation, and character of space, while Rapoport noted that house as the part of human life that is dinamic and adaptive, shown by the space form. Researcher compares the floor plan and room layout of 94 cow farmer houses and compares the room order in 2015 and at the initial development. Additional information is gained from interviewing the occupants. The result is: from 94 cow farmer�s houses taken as sample, 5 variations of linear pattern are found. The different site form and house trends are deemed as the factors that cause variations of linear pattern in cow farmer�s houses. As conclusion, researcher agrees with Jackson�s opinion that vernacular architecture is timeless, because pattern is a fixed structure and can be hardly changed. Further research possibly developed from this study are: research in different location with the same activity (cow breeding), research with different approach such as observation through phisycal system

Kata Kunci : Pattern, Room, Cow farmer's houses, Boyolali

  1. S2-2016-336813-abstract.pdf  
  2. S2-2016-336813-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-336813-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-336813-title.pdf