STUDI KOMPARATIF PENYELESAIAN PERSELISIHAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) MELALUI LEMBAGA MEDIASI DAN KONSILIASI DI KOTA YOGYAKARTA
PRADINI ALUWISARI, Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum
2016 | Tesis | S2 HukumPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis alasan para pihak memilih menyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui lembaga mediasi daripada lembaga konsiliasi di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data sekunder dan data primer yang dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif-komparatif dan hasilnya disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, dalam menyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja para pihak tidak memilih konsiliasi, namun memilih mediasi di Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta dengan alasan lebih mudah prosesnya; lebih praktis dalam hal waktu, biaya, dan tempat; dengan menggunakan lembaga mediasi maka para pihak merasa lebih nyaman dan aman karena sudah terlindungi oleh pemerintah melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta; dan lebih mengenal mediasi daripada konsiliasi.
This research aims to know and analyze what is the reason of the parties choose to resolve the layoff dispute through mediation than conciliation in Yogyakarta City. This research is empirical juridical research. The data of this research were obtained from secondary data and primary data, collected through literature and field research. The data were analyzed qualitatively comparative and the results are presented descriptively. Based on the result of this research, the parties not choose conciliation to resolve the layoff dispute, but they choose mediation in Social, Labor, and Transmigration Department in Yogyakarta because they have an easier process; more practical in terms of time, cost, and place of the hearing; the parties feel more comfortable and safe because the feel protected by the government through Social, Labor, and Transmigration Department in Yogyakarta; and the parties are more familiar with mediation than conciliation.
Kata Kunci : Perselisihan, Pemutusan Hubungan Kerja, Mediasi, Konsiliasi.