LARVICIDAL ACTIVITY OF EURYCOMA LONGIFOLIA BARK EXTRACT AGAINST AEDES ALBOPICTUS LARVAE
JIMMY SEBASTIAN, Dr. Budi Mulyaningsih,Apt.,M.S.; Dr.,drh., Sitti Rahmah U.,S.U.
2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERBackground: Demam berdarah adalah penyakit yang bermasalah di Indonesia. Salah satu vektor penyebaran penyakit ini adalah Ae. albopictus. Eurycoma longifolia atau pasak bumi dalam bahasa Indonesia, atau "tongkat ali" dalam bahasa Malaysia adalah tanaman dari famili Simaroubaceae yang tumbuh di pulau Kalimantan. Tanaman ini memiliki quassinoid yang memiliki toksisitas terhadap serangga. Toksisitas tanaman ini terhadap Ae. albopictus belum diketahui. Objectives: Untuk mengkonfirmasi efek larvisida ekstrak batang E. longifolia terhadap larva Ae. albopictus. Methods: Eksperimen ini menggunakan model quasi eksperimental dengan post tes. Bahan yang digunakan adalah ekstrak dari batang E. longifolia dan instar ketiga dan keempat larva Ae. albopictus. Metode untuk mengetes toksisitas dengan menggunakan bioassay. Larva dimasukkan ke dalam gelas transparan berisi ekstrak dengan variasi konsentrasi, kemudian kematian larva dihitung setelah 24 jam. Final tes dilakukan setelah inisial tes dengan konsentrasi yang lebih detil. Hasil kemudian di analisis dengan Probit analisis untuk mendapatkan LC50 dan LC90. Result: LC50 dan LC90 ekstrak batang E. longifolia terhadap larva Ae. albopictus adalah 2.65% dan 6.97%. Conclusion: Ethanol ekstrak dari batang E. longifolia memiliki efek larvisida yang rendah terhadap larva Ae. albopictus.
Background: Dengue fever is one of problematic disease in Indonesia. One of the vector for dengue transmission is Aedes albopictus. Eurycoma longifolia, or called "pasak bumi" in Indonesia, or "tongkat ali" in Malaysia is a plant from Simaroubaceae family that grows in Borneo island. It contains substance called quassinoid which has toxicity against insect. The toxicity of E. longifolia is not clear yet against Ae. albopictus. Objectives: To confirm the larvicidal activity of E. longifolia bark extracts against Ae. albopictus larvae and measure the LC50 and LC90. Methods: A quasi experimental with post test only study was used. This research used ethanol extract of E. longifolia bark and third until fourth instars larvae of Ae. albopictus. The method to test the toxicity is using simple bioassay. Larvae were introduced into transparent glass filled with various concentration of E. longifolia extract and the mortalities are measured in 24 hours. The final testing was done in the same manner with more detailed concentration. The result was analyzed using Probit analysis to find the LC50 and LC90. Result: The LC50 and LC90 of E. longifolia bark ethanol extract against Ae. albopictus are 2.65% and 6.97%. Conclusion: The ethanol extract of E. longifolia barks have low larvicidal activity against Ae. albopictus larvae.
Kata Kunci : Aedes albopictus larvae, Eurycoma longifolia barks, ethanol extract, larvicide