rencana bisnis telur asin SE51
RAHADIAN HUSEN K., Bayu Sutikno S. E., M.S.M., Ph.D
2016 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk membuat model bisnis dan pengembangan rencana bisnis telur asin dengan menggunakan konsep sembilan blok kanvas model bisnis di Yogyakarta yang dapat menjadi pedoman bagi investor dan perusahaan dalam menjalankan bisnis telur asin. Model bisnis akan menggambarkan bisnis telur asin dan rencana bisnis berisi tahapan tindakan yang akan dilakukan untuk menjalankan kegiatan bisnis telur asin. Menganalisa kelayakan ekonomi maupun non-ekonomi untuk menilai kelayakan bisnis telur asin. Rancangan bisnis telur asin SE51 disusun dengan menggunakan metode wawancara dan kuisioner. Wawancara dilakukan dengan pelaku usaha telur asin yang berjalan untuk mengetahui model bisnis telur asin. Metode survei dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan perilaku dari para pelanggan potensial telur asin SE51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha telur asin merupakan bisnis yang layak untuk dilakukan karena dalam sudut pandang kelayakan non-ekonomi menunjukkan kegiatan bisnis telur asin SE51 sesuai dengan aspek hukum, lingkungan, dan sosial. Serta dalam sudut pandang kelayakan ekonomi menunjukkan bahwa bisnis ini menguntungkan. Model bisnis dan rencana bisnis dalam tulisan ini dibuat untuk menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan bisnis telur asin SE51.
This research aims to create a business model and business plan development salted egg by using the concept of nine building blocks business model canvas in Yogyakarta, which can be a guide for investors and companies conducting business salted egg. The business model will describe the salted egg business and business plans contain phases of action to be undertaken to execute the salted eggs business. Analyze the feasibility of economic and non-economic to assess the feasibility of salted egg business. SE51 salted egg business plan compiled using interviews and surveys. Interviews were conducted with the owner of salted egg business which is runs to determine the business model of salted egg. Survey method was conducted to determine the characteristics and behavior of potential customers SE51 salted egg. The results showed that the salted egg business is a feasible to be done because the viewpoint of non-economic feasibility showed SE51 salted egg business activities in accordance with the legal, environmental, and social aspects. As well as in the viewpoint of economic feasibility shows that the business is profitable. Business models and business plans in this article were made to serve as guidelines in conducting business activities SE51 salted egg.
Kata Kunci : usaha telur asin, SE51, model bisnis, rencana bisnis, kelayakan ekonomi, dan kelayakan non-ekonomi.