The Behavior of stock price and volume toward index replacement :: The Case of the Jakarta Islamic Index
SUHERMAN, Dr. Jogiyanto Hartono, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini menggunakan metodologi studi peristiwa untuk mendapatkan buW perihal perilaku harga dan volume perdagangan saham sebagai akibat dari penambahan ke dan penghapusan dari Indeks Islam Jakarta. Tanggal pengumuman digunakan sebagai dasar peristiwa. Karena laiteria-biteria yang digunakan untuk menentukan saham apa yang akan ditambahkan, dikeluarkan, dan yang tetap berada di dalam indeh telah tersedia untuk publik, maka diharapkan para pelaku pasar modal akan mengantisipasi pengumuman ini. Hasil pada perilaku harga sebelum peristiwa, yang juga didukung oleh hasilpada volume perdagangan, memberikan bukti bahwa para pelaku pasar modal telah mengantisipasi peristiwa ini. Saham -saham yang ditambahkan mengharilkan return tidak normal positip sebesar 0.79 persen dan signijikan pada level 10 percent. Sementara itu, saham -saham yang dikeharkan menghasilkan return tidak normal negatip sebesar -1.90persen pada satu hari sebelum pengaruh yang terjadi pada saham-saham yang ditambahkan terjadi. Return tidak normal negatip ini signifikan secara statistik pada level 5 persen. Sejalan dengan hasil pada harga-harga, volume perdagangan pada hari-hari tersebut juga meningkat melebihi volume perdagangan normal. Saham-saham yang ditambahkan mempunyai rasio volume perdagangan sebesar 1,54 and saham-saham yang dikeluarkan mempunyai rasio volume perdagangan sebesar I , 92. Pembalikan harga yang mengikuti knaikan dan penunman harga dapat terlihat baik untuk saham yang ditambahkan dan saham yang dikeluarkan. Saham -saham yang ditambahkan mengalami pembalikan harga sehari setelah kenaikan harga yang signiJkan terjadi. Rata-rata return tidak normal pada hari pembalikan adalah sebesar -0.62 persen dengan signijikansi pada level 5 persen. Sementara itu, saham-saham yang dikeluarkan mengalami pembalikan harga dengan rata - rata return tidak normal sebesar 1.55 persen, tetapi secara statistik tidak signijikan. Hasil yang terjadi pada Aarga dan volume perdagangan, baik pada kenaikan benurunan) harga dan pem balikan harga mendukung keberadaan hipotesa tekanan harga (the price pressure hypothesis). HasiI pada volume perdagangan selama dan setelah tanggal-tanggal peristiwa menunjukkun bahwa para pelaku pasar modal, khususnya mereka yang biasa disebut sebagai Index fund atau Indexer, membeli saham-saham yang ditambahkan dan menyimpannya dalam portofolio mereka sampai sepuluh hari setelah tanggal peristiwa. Ketidak hadiran Indexer selama dan setelah peristiwa menyebabkan rasio volume perdagangan untuk saham -saham yang ditambahkun selalu berada di bawah volume perdagangan normal. Sebaliknya, rasio volume perdagangan untuk saham-saham yang dikeluarkan tetap berada di atas volume perdagangan normal sampai sepuluh hari setelah peristiwa dengan pengecualian pada hari ke sembilan.
This stu+ takes an event study methodology to obtain evidence regarding the behavior of stockprice and trading volume as an effect of addition to and deletion fiom the Jakarta Islamic Index. The announcement date is used as the event. Since the criteria used to determine which stock should be added into, which stock should be deletedfiom, and which stock should be remain in the idex has already been publicly available then it is expected that capital market participants will anticipate the announcement. The result on price behavior before the event, which is also supported by the result on trading volume, give evidence that capital market participants anticipated the event. Stocks that were added into the index generated positive abnormal of 0.79 percent and it is statistically significant at I0 percent level. Meanwhile, stocks that were deleted fiom the index generated negative abnormal return of -1.90percent on one day before the effect on addition stocks toke place. This negative abnormal return is statistically signifcant at 5 percent level. Consistent with the result on prices, trading volume on those days also increase above the normal trading volume.' Stoch that were added into the index have trading volume ratio of 1.54 and stocks that were deletedfiom the index have trading volume ratio of I. 92. Price reversals following the increasing and decreasing price for addition and deletion stocks, respectively, are observed. Addition stocks experienced price reversal on the next day afier the significant price increase. Average abnormal return on the reversal day is -0.62percent with the significant level of 5 percent. Meanwhile, deletion stocks experienced price reversal with average abnormal return of 1.55percent. but it is statistically not signifcant. The result on price and trading volume both on price increase (decrease) and price reversals supports the presence of price pressure hypothesis. The result on trading volume during and afier the event dates shows that capital market participants, particularly those who called as index firnds or indexer, buy the added stocks and lock them up in their portfolio up to ten days after the event dates. The absence of indexer during and after the event has caused trading volume ratio for addition stock always below the normal trading volume. On the other hand, trading volume ratio for deletion stocks remains above the normal trading volume until ten days afier the event with the exception on day ninth.
Kata Kunci : Harga Saham,Volume Perdagangan,Indeks Islam Jakarta, Event Study, Index, Jakarta Islamic Index, Stock Price, Trading Volume, Stock Behavior, Abnormal Return