Laporkan Masalah

PENGURANGAN RISIKO BENCANA ERUPSI MERAPI INKLUSI DIFABEL TUBUH DI DESA KEPUHARJO, KECAMATAN CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA

ALFIANTO HANAFIAH, Dr.Rahmat Hidayat, Ph.D, Dr.Ir Dina Ruslanjari, M.Si

2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANA

Desa Kepuharjo merupakan salah satu desa di Kawasan Rawan Bencana III Merapi. Terdapat 33 difabel tubuh di Desa Kepuharjo yang memiliki tingkat risiko berbeda-beda. Difabel Tubuh memiliki risiko yang lebih kompleks dan banyak dibandingkan dengan orang normal. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengkaji risiko bencana erupsi Gunungapi Merapi kelompok difabel tubuh, dan (2) Menganalisa strategi pengurangan risiko bencana inklusi difabel tubuh di Desa Kepuharjo Kecamatan Cangkringan. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel untuk tingkat risiko menggunakan sensus dan analisa PRB menggunakan purposive sampling yang terbagi dalam 3 kelompok: (1) Pelaksana kebijakan, (2) kelompok sasaran dan (3) organisasi difabel. Tingkat risiko bencana erupsi merapi kelompok difabel tubuh dipengaruhi kondisi fisik yang cacat dan faktor struktural seperti kemiskinan, tingkat pendidikan, akses/jaringan, sarana kesehatan dan kondisi sosial ekonomi. PRB inklusi difabel tubuh harus memperhatikan dan menggunakan pendekatan struktural di luar diri atau individu difabel tubuh. Faktor struktural yang dapat menurunkan tingkat risiko bencana untuk difabel tubuh: (1) Peningkatan informasi, kemampuan dan pengetahuan kebencanaan untuk difabel tubuh, (2) tidak ada pengecualian (non diskriminasi) difabel tubuh dari manajemen bencana, dan (3) Aksesibilitas kegiatan dan sarana prasarana kebencanaan

Kepuharjo is a village in Disaster-Prone Regions III Merapi and have 33 Physically Disabled with different levels of risk. Physically Disabled are significantly more complex than the normal person. The purpose of this study (1) Assessing the risk of eruption of Merapi Volcano Physically Disabled groups (2) Analyze the inclusion of disaster risk reduction strategies in the Physically Disabled Kepuharjo Cangkringan village. Study collect primary data and secondary data. The sampling technique for risk level using census and analysis of DRR using purposive sampling were divided into 3 groups: (1) Implementing the policy (2) the target group (3) organization with disabilities. Mount Merapi eruption risk level groups affected by the condition of disabled physical defects and structural factors such as poverty, education level, access / networking, health and socio-economic conditions. PRB inclusion of disabled body should pay attention and use the structural approach beyond the self or body of individuals with disabilities. Structural factors that can mitigate level of disaster risk for the Physically Disabled: (1) Improving the information, skills and knowledge of disaster for the disabled body, (2) non-discrimination of Physically Disabled of disaster management (3) accessibility of activities and facilities infrastructure disaster.

Kata Kunci : Erupsi merapi, risiko bencana kelompok difabel tubuh, Pengurangan risiko bencana inklusi difabel tubuh

  1. S2-2016-353921-abstract.pdf  
  2. S2-2016-353921-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2016-353921-title.pdf