PEMETAAN DAERAH BERPOTENSI LONGSOR DI KECAMATAN KARANGKOBAR, KABUPATEN BANJARNEGARA, JAWA TENGAH
THEMA ARRISALDI, Dr. Agung Setianto, S.T., M.Si.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGIKecamatan Karangkobar terletak di Kabupaten Banjarnegara yang setiap tahunnya terjadi bencana longsor. Oleh karena itu Karangkobar memerlukan peta potensi gerakan massa. Salah satu metode yang digunakan dalam pemetaan kerawanan fisik longsor adalah dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M Tahun 2007 mengenai Pedoman Penataan Ruang Kawasan Bencana Longsor. Peta potensi gerakan massa ini mempunyai 7 peta indikator dengan pembobotan pada masing-masing indikator, diantaranya : Kelerengan (30%), kondisi tanah (15%), batuan penyusun lereng (20%), curah hujan (15%), tata air lereng (densitas kelurusan) (7%), kegempaan (3%), vegetasi (tataguna lahan) (10%). Data mengenai peta indikator didapat dari pemetaan langsung dan data sekunder. Indikator kerawanan tersebut kemudian diolah menggunakan software ArcMap dan dilakukan overlay dihitung berdasarkan pembobotan tiap indikator untuk menjadi Peta Kerawanan Fisik. Hasil yang didapat 3 zona, zona kerawanan fisik berpotensi longsor rendah memiliki luasan 0,2 km² dan tidak terdapat titik longsor. Zona kerawanan fisik berpotensi longsor rendah 32,01 km² , pada zona ini terdapat 7 titik longsor. Zona kerawanan fisik berpotensi longsor tinggi memiliki luasan 9,32 km 2, pada zona ini terdapat 10 titik longsor. Kondisi geologi yang menyebabkan daerah ini berpotensi terjadi gerakan massa adalah litologi dan struktut geologi yang intensif.
Karangkobar is one of district in Banjarnegara region. Landslide always happen in Karangkobar every year. Karangkobar has high risk of landslide. So Karangkobar districts need Potential Landslide Map. One of method to make Potential Landslide Map use Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M Tahun 2007, about guidance regulation of region has potential of landslides. Potential Landslide maps has 7 indicators, each indicators has their weight (percentation), such as : Slope (30%), soil condition (15%), rainfall (15%), lineament density (7%), seismicity (3%), landuse (10%). Data of indicators map get from maping and literature study. After all indicators map has done, then overlay all indicators use ArcMap to get Potential Landslide Map. The result of Potential Landslide Maps has 3 zones. Low Potential landslide zone is about 0,2 km 2 and it doesnt has landslide point. Middle Potential landslide zone is about 32,01 km 2 , in this zone has 7 point of landslide. High Potential of landslide zone is about 9,32 km 2 , in this zone has 10 points of landslide. Geology condition that caused high potential to undergo landslide is litology and also fault (structure geology)
Kata Kunci : Landslide, Karangkobar, Potential Landslide Maps