Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN EMBRIO DAN TINGKAT FERTILITAS TELUR AYAM JAWA SUPER UMUR 8 HARI SAMPAI 14 HARI

SHELLA HANANTI, Dr. drh. Asmarani Kusumawati, MP.

2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Ayam jawa super merupakan hasil persilangan antara ayam kampung dengan ayam ras petelur atau layer. Munculnya ayam jawa super dikarenakan tingginya permintaan konsumen akan ayam kampung, sedangkan ketersediaan di pasar tidak memenuhi. Belum banyak penelitian mengenai ayam jawa super termasuk perkembangan embrio dan tingkat fertilitasnya, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan embrio dan tingkat fertilitas pada inkubasi telur ayam jawa super umur 8 hari sampai 14 hari. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur ayam jawa super fertil umur 8 hari sampai 14 hari yang berasal dari Java Farm di Jalan Mirota No.5, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kemudian dilakukan pengamatan sampel dan pengukuran embrio ayam jawa super meliputi panjang jari ketiga dan paruh, serta dilakukan penghitungan tingkat fertilisnya. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran embrio ayam jawa super diperoleh kesimpulan bahwa pada umur 8 hari kaki dan sayap mulai terlihat dan jantung sudah sempurna dalam rongga toraks. Membran niktitan mulai muncul pada umur 9 hari dan paruh mulai mengeras pada umur 10 hari. Embrio umur 11 hari tampak membran niktitan mulai menutupi mata, panjang paruh 3 mm dan panjang jari ketiga 7 mm. Kelopak mata mulai terlihat umur 12 hari dengan panjang paruh 3 mm dan panjang jari ketiga 8 mm. Umur 13 hari kelopak mata menutupi dua per tiga bagian mata dengan panjang paruh 3,5 mm dan panjang jari ketiga 9 mm. Kelopak mata mulai menutup umur 14 hari, panjang paruh 4 mm dan panjang jari ketiga 12 mm. Tingkat fertilitas ayam jawa super umur 8 hari sampai 14 hari yaitu 42,86 %.

Super javanese chicken is crossbred between java chicken and laying chicken or layer. Super javanese chicken comes as the high demand of chicken consumption. However, it does not meet the market demand. There is not research aboutsuper javanese chicken, including research about embryo development and fertility level. The aim of this research is to determine the embryo development and fertility level of 8 until 14 day old super javanese chicken. The sample used for this research is 8 until 14 day old super javanese chicken fertille eggs from Java Farm in Mirota street No. 5 Maguwoharjo, Depok, Sleman. Then sample was observed and the size of embryo was measured include the length of third toe and beak as well as its egg fertility level. According to the macroscopic observation of 8 until 14 day old super javanese chicken, the legs and wings began to appear in 8 day old embryo and the heart is completely enclosed in the thoracic cavity. In 9 day old embryo, nictitating membrane began to appear and hardening of beak began in 10 day old embryo. In 11 day old embryo nictitating membrane began to covering the eyes, length of the beak is 3 mm and the third toe is 7 mm. The eyelids are appear in 12 day old embryo, length of the beak is 3 mm and the third toe is 8 mm. In 13 day old embryo the lower lid covers 2/3 of cornea, length of the beak is 3,5 mm and the third toe is 9 mm. Eyelids began to close in 14 day old embryo, length of the beak is 4 mm and the third toe is 12 mm. The fertility level of 8 until 14 day old jawa super chicken is 42,86 %.

Kata Kunci : Ayam Jawa Super, Fertilitas, Perkembangan Embrio/Super Javanese Chicken, Fertility, Embryo Development

  1. S1-2016-329604-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329604-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329604-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329604-title.pdf