Pengaruh besarnya anggaran biaya pemeliharaan terhadap tingkat kesiapan alat bongkar muat peti kemas di Unit usaha terminal peti kemas Belawan
SADARUDDIN, Dr. Mardiasmo, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenUnit Terminal Peti Kemas Belawan sebagai unit usaha pada PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I, dalam melaksanakan kegiatan bongkar muat peti kemas berusaha memberikan pelayanan yang bermutu dengan menerapkan kesiapan alat yang optimal. Untuk dapat mempertahankan tingkat kesiapan alat yang optimal, dibutuhkan suatu perencanaan dan pengendalian, baik perencanaan pemeliharaan dengan Plan Maintenance System (PMS), maupun pengendalian terhadap anggaran pemeliharaan itu sendiri. Plan Maintenance System bertujuan agar“ setiap gejala kerusakan dapat diidentifikasi secara dini sebelum kerusakan, itu menjadi lebih besar yang pada akhirnya akan menimbulkan biaya yang tinggi pula untuk perbaikannya. Pengendalian anggaran dimaksudkan. untuk melakukan tindakan koreksi sedini mungkin apabila terjadi penyimpangan/deviasi anggaran sehingga kecenderungan-kecenderungan yang merugikan perusahaan dapat dicegah atau dikurangi dan dimanfaatkan untuk meningkatkan laba perusahaan.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Manajemen Anggaran,Biaya Pemeliharaan