Laporkan Masalah

RESPON SEROLOGIS DAN PATOLOGIS PADA PUYUH (Coturnix coturnix japonica) YANG DIINFEKSI DENGAN Toxoplasma gondii

ANDHINI MUTIARA P, Dr. drh. Dwi Priyowidodo, MP.

2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh protozoa Toxoplasma gondii yang dapat menginfeksi semua hewan berdarah panas termasuk puyuh. Manusia dapat tertular toksoplasmosis apabila memakan daging yang mengandung sista bradizoit namun tidak dimasak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya respon imun humoral terhadap infeksi T. gondii pada puyuh melalui uji serologis Latex Agglutination Test (LAT) dan perubahan histopatologi pada organ otak, hepar, dan limpa. Enam ekor puyuh diinfeksi sebanyak 105 takizoit/ ekor dan dua ekor puyuh sebagai kontrol negatif. Puyuh kemudian diambil darah dan dinekropsi untuk diambil organ otak, hepar dan limpa pada hari kedua, keempat, dan ke-14 post infeksi. Darah diambil melalui jantung kemudian dimasukkan ke dalam tabung non-EDTA untuk pemeriksaan serologis menggunakan Pastorex-Toxo® kit, sedangkan organ otak, hepar dan limpa disimpan dalam formalin 10% untuk dibuat preparat histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan respon imun humoral terhadap T. gondii pada puyuh mulai muncul pada hari keempat hingga ke-14 post infeksi. Hasil pemeriksaan histopatologi pada organ limpa puyuh tidak menunjukkan adanya perubahan patologi, organ hepar menunjukkan adanya degenerasi melemak, nekrosis, dan infiltrasi sel radang pada daerah nekrosis, sedangkan organ otak yang dinekropsi pada hari ke-4 post infeksi menunjukkan hemoragi pada endotel hingga ke parenkim otak. Kata kunci: Toxoplasma gondii, histopatologi, LAT, puyuh

Toxoplasmosis is a zoonotic disease caused by protozoa named Toxoplasma gondii. Toxoplasmosis can infect most of all warm-blooded animal, including quail. Consumption of raw or under-cooked quail meat containing tissue cyst can threat human health. The aim of this study was to determine humoral respond to T. gondii in japanesse quail by Latex Agglutination Test (LAT) serological test and histopathology alterations of brain, liver, and spleen. Six quails were inoculated subcutaneously with 105 takizoit of RH strain and two quail was considered as control. Blood samples and organs were collected at necropsy 2nd,4th and 14th day after infection. Blood samples collected from heart and stored in non-EDTA eppendorf for serologic test using Pastorex-Toxo® kit. Brain, liver, and spleen were fixed in 10% formalin. Antibodies to T. gondii were found in quail sera examined in 4th and 14th day after infection. Histopathological examination showed no alteration in the spleen. Lesions was consisted of fatty degeneration, necrosis, and inflammatory cells infiltration in the liver. Hemorrhagi in endothel to brain parenchyma was present in one of the quails.

Kata Kunci : Toxoplasma gondii, histopatologi, LAT, puyuh / Toxoplasma gondii, histopathology, LAT, quail