KONSEP POLITIK PEREMPUAN HANNAH ARENDT DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT POLITIK
HASTANTI WIDY NUGROHO, S.S., M.HUM, Dr. M. Mukhtasar Syamsuddin;Dr. Ali Mudhofir
2016 | Disertasi | S3 Ilmu FilsafatDisertasi yang berjudul Konsep Politik Perempuan Hannah Arendt dalam Perspektif Filsafat Politik merupakan sebuah penelitian yang mempunyai latar belakang adanya keprihatinan terhadap dominasi politik laki-laki yang cenderung menekankan sisi kekerasan yang telah banyak menimbulkan penderitaan dan kematian. Penelitian ini secara khusus mempunyai tujuan,mengeksplorasi dan merumuskan konsep politik perempuan dalam pemikiran filsafat politik Hannah Arendt dan mengungkap implementasi politik perempuan dalam rangka mengungkapkan akses, meningkatkan partisipasi serta kontrol perempuan dalam berpolitik di Indonesia. mengkaji konsep politik perempuan dalam pemikiran Hannah Arendt. Konsep politik Arendt selanjutnya akan diadopsi untuk diterapkan sebagai politik perempuan dalam perjuangan mendapatkan kesetaraan. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan yang dilakukan berdasar bahan dari buku-buku, jurnal dan sumber internet. Kesemuanya dilakukan untuk mengetahui konsep politik perempuan dalam pemikiran filsafat politik Hannah Arendt. Metode analisis yang digunakan adalah hermeneutika filosofis dengan unsur-unsur metodis antara lain, interpretasi, deduksi dan induksi, kesinambungan historis, idealisasi, heuristika dan bahasa inklusif. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain menunjukkan bahwa konsep politik perempuan menurut Hannah Arendt terdapat pada pemikiran tentang kerja (labor) dalam wilayah privat sebagai dasar politik reproduksi, dan adanya kekuatan natalitas. Selain itu terdapat konsep etika feminin yang berupa kemampuan memaafkan dan konsep cinta. Strategi perjuangan yang dapat dilakukan yaitu penekanan pada prinsip kesetaraan di wilayah publik dan penerapan kekuasaan khas feminin.
The research entitled Hannah Arendts Political Concept of Women in the Perspective of the Political Philosophy is grounded in the concern for the political domination of men that tends to put emphasis on the aspect of violence that has caused lots of suffering and death. This research specifically examines the political concept of women in the perspective of Hannah Arendt. Hannah Arendts political concept will then be adopted to be applied as womens politics in their attempt to strive for equality. This is library research conducted based on the materials taken from books, journals, and sources from the internet. Those all were done to examine the political concept of women in Hannah Arendts political philosophy thinking. The analytical method employed was the philosophical hermeneutics along with the methodical elements such as interpretation, deduction and induction, historical continuity, idealization, heuristics and inclusive language. The findings suggest that the political concept of women in the view of Hannah Arendt lies in the labor-related thinking in the private area which forms the basis for the politics of reproduction and birthrate power, among other things. Moreover, it is the concept of feminine ethics, i.e. the ability to forgive and the love concept. The struggle strategy of womens politics is to place emphasis on the principle of equality in public areas as well as the implementation and development of feminine power.
Kata Kunci : politics, women, reproduction, equality, ethics, power, feminine,politik, perempuan, reproduksi, kesetaraan, etika, kekuasaan, feminin