Laporkan Masalah

Hospital Based Prevalence and Risk Factor of Subarachnoid Hemorrhage Stroke in Klaten 2015

RAKYAN ARTHA DEWI R., dr Wiryawan Manusubroto Sp.B, Sp.BS(K) ; dr Endro Basuki Sp.BS, M.Kes

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Berdasarkan Riskesdas, prevalensi stroke cenderung lebih tinggi di kota daripada di desa dan meningkat setiap tahun. Klaten termasuk ke daerah pedesaan dibandingkan dengan kota terdekatnya, Yogyakarta. Sehingga, Klaten seharusnya memiliki prevalensi yang lebih rendah dari Yogyakarta. Menurut pengalaman pribadi beberapa dokter spesialis, di Klaten memiliki prevelensi yang relatif lebih tinggi pada kasus stroke, terutama stroke perdarahan subarachnoid. Padahal, prevalensi stroke perdarahan subarachnoid di dunia hanya ditemukan 1% sampai 7% dari semua kasus stroke. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prevalensi stroke perdarahan subaracnoid dan menentukan apa yang termasuk faktor risiko paling sering dari stroke perdarahan subarachnoid di Klaten melalui studi berdasarkan rumah sakit. Faktor risiko yang akan diamati adalah hipertensi, merokok, alkohol, dan farmakoterapi. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah observasional dengan studi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien penderita stroke di RSUD dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dan RS Islam Klaten yang dirawat di rumah sakit. Sampel penelitian ini adalah semua pasien stroke perdarahan subarachnoid di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dan RS Islam Klaten. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah random sampling. Dengan menggunakan data yang didapat dari catatan medik. Variabel bebasnya adalah faktor risiko stroke perdarahan subarachnoid sedangkan variabel dependennya adalah stroke perdarahan subarachnoid. Kesimpulan: Prevalensi stroke perdarahan subarachnoid di klaten adalah 4% dari semua kasus stroke dan 12% dari semua kasus stroke perdarahan dengan hipertensi sebagai faktor risiko yang paling sering.

Background: Based on Riskesdas, the prevalence of strokes tends to be higher in the city than in the village and increase every year. Klaten is included into rural area compare to nearest city, Yogyakarta. So that, Klaten should be has lower prevalence than Yogyakarta. Reffering to individual experiences of some specialist, in Klaten has relatively higher prevelance of stroke, especially subarachnoid hemorrhage stroke. Eventhough, in worldwide stroke subarachnoid hemorrhage only comprise 1% to 7% of all strokes. Objective: The aim of the research is to identify the prevalence of subaracnoid hemorrhage stroke and determines what are the most common risk factor of subarachnoid hemorrhage stroke in Klaten through hospital based study. Risk factors that will be observe are hypertension, smoking, alcoholism, and pharmacotherapy. Method: The method in this study is observational with descriptive study. The population enroll in this study were hospitalized stroke patient in RSUD dr Soeradji Tirtonegoro Klaten and RS Islam Klaten. The sample of this study were all hospitalized subarachnoid hemorrhage patients in RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten and RS Islam Klaten. This study have been done by consecutive random sampling. Data collection for this study was conducted by collecting data from medical records. The independent variable is risk factors of subarachnoid hemorrhage stroke while the dependent variables is subarachnoid hemorrahage stroke Conclusion:Prevalence of subarachnoid hemorrhage stroke in klaten is 4& of all stroke cases and 12% of all hemorrhagic stroke with hypertension as the most common risk factor.

Kata Kunci : Stroke Subarachnoid Hemorrhage, Prevalence, Hypertension, Smoking, Alcoholism, and drugs.

  1. S1-2016-338685-abstract.pdf  
  2. S1-2016-338685-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-338685-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-338685-title.pdf