Laporkan Masalah

Asosiasi Antara Konservatisma Akuntansi dan Kos Modal Ekuitas: Analisis Komprehensif

HENDRIK GAMALIEL, SE., M.SI., Prof. Dr. Slamet Sugiri, MBA; Dr. Didi Achjari, M.Com; Dr. Sumiyana, M.Si

2016 | Disertasi | S3 Akuntansi

Penelitian ini menginvestigasi asosiasi antara konservatisma akuntansi dan kos modal ekuitas. Proses investigasi dilakukan melalui dua tahap pengujian. Pertama, pengujian asosiasi antara konservatisma akuntansi dan kos modal ekuitas secara langsung dengan melibatkan sejumlah model pengukuran keduanya. Kedua, pengujian asosiasi antara konservatisma akuntansi unconditional dan conditional, serta asosiasi antara keduanya dan kos modal ekuitas. Penelitian ini memiliki kebaharuan (novelty) atas kemampuan untuk menyimpulkan dampak keberagaman model pengukuran konservatisma akuntansi dalam asosiasinya dengan kos modal ekuitas, baik secara langsung maupun secara pemisahan ke dalam jenis unconditional dan conditional, serta penelitian ini juga memberikan solusi melalui penggunaan pengukuran konservatisma akuntansi komposit kombinasian. Berbasis konsistensi hasil asosiasi sejumlah model pengukuran konservatisma dan kos modal ekuitas, penelitian ini mendokumentasikan bahwa konservatisma akuntansi berasosiasi negatif dengan kos modal ekuitas. Dokumentasi tersebut dibuktikan melalui hasil asosiasi negatif dari 10 model pengukuran konservatisma dan 13 model pengukuran kos modal ekuitas secara parsial. Dengan basis yang sama, penelitian ini juga mendokumentasikan asosiasi negatif antara jenis konservatisma akuntansi unconditional dan conditional. Asosiasi negatif tersebut merujuk pada dua hasil pengujian, yaitu secara gabungan dan individual. Sementara itu, pengujian asosiasi antara kedua jenis konservatisma dan kos modal ekuitas menunjukkan hasil yang berkebalikan. Berbasis pada jumlah koefisien asosiasi, konservatisma unconditional terbukti lebih banyak daripada conditional di dalam menghasilkan asosiasi negatif dengan kos modal ekuitas. Sementara itu, untuk jumlah keterwakilan setiap model pengukuran di dalam menghasilkan asosiasi negatif tersebut, konservatisma conditional lebih dominan daripada unconditional. Meskipun demikian, asosiasi antara kedua jenis konservatisma akuntansi dengan kos modal ekuitas secara keseluruhan menunjukkan hasil negatif. Terakhir, tingkat asosiasi hasil pengujian dengan menggunakan pengukuran konservatisma komposit kombinasian lebih tinggi daripada pengukuran konservatisma konvensional. Hasil analisis penelitian ini mengisyaratkan bahwa konservatisma akuntansi berperan di dalam mengurangi kos modal ekuitas perusahaan. Sementara itu, keberadaan dan penerapan kedua jenis konservatisma akuntansi di dalam laporan keuangan adalah bersifat saling menggantikan (substitusi). Kondisi tersebut berimplikasi pada peran keduanya dengan kos modal ekuitas perusahaan. Namun demikian, munculnya sejumlah hasil asosisasi yang berbeda antara konservatisma akuntansi dan kos modal ekuitas menunjukkan adanya ketergantungan pada model pengukuran yang digunakan di dalam pengujian. Oleh karena itu, penelitian ini menyajikan pengukuran konservatisma komposit kombinasian yang dipandang mampu memberikan hasil asosiasi yang konsisten antara konservatisma akuntansi dan kos modal ekuitas. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil uji sensitivitas dengan penggantian sampel dari sejumlah perusahaan yang terdaftar di sejumlah pasar modal negara-negara Asia-Pasifik ke sejumlah perusahaan yang terdaftar di sejumlah pasar modal beberapa negara Eropa dan hasil uji ketegaran dengan kos utang.

This study investigated relation between accounting conservatism and cost of equity capital. This investigation using two-step processes. First, the association between the accounting conservatism and the cost of equity capital. This study constructs this association with 10 conservatism measurement models and 13 cost of equity capital measurements. In the second process, this study complementary (deeply) construct with conditional and unconditional conservatism. This study contributes to high novelty that the associations are affected dominantly by type of the conservatism measurements, by directly or separately into unconditional and conditional and the solution by used composite combination accounting conservatism measurement. This study documents that accounting conservatism associated negatively with cost of equity capital. This study documents that all 10 conservatism measures and all 13 cost of equity capital measures variationally associates that they are negatively or positively. Furthermore, the associations between unconditional and conditional are variational too. This research summarizes that the conditional conservatisms show more negative associations than the unconditional one. Factually, the statistical results show that association between the unconditional and conditional are negative. This research also found that the composite combination conservatism measurements fully and highly associate with the cost of equity capital. This study suggests that types of the accounting conservatisms play a vital role to reduce the cost of equity capital. Furthermore, result’s divergences of this association are depended on the measurement models that are used. This study presents that the composite combination resulted consistently to negative associations as well as the sensitivity and robustness tests do.

Kata Kunci : conservatism, cost of equity capital, cost of debt, conditional, unconditional, measurement model, composite combination

  1. S3-2016-294048-abstract.pdf  
  2. S3-2016-294048-bibliography.pdf  
  3. S3-2016-294048-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2016-294048-title.pdf