Laporkan Masalah

EVALUASI KEBERADAAN KAWASAN PENDIDIKAN TERPADU DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

NORA SETIYA NINGRUM, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc.,Ph.D; Yori Herwangi, S.T.,MURP

2016 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Salah satu kawasan strategis guna mendukung pengembangan wilayah di Kabupaten Lampung Tengah dilakukan melalui pembangunan kawasan pendidikan terpadu seluas 317 hektar yang ada di Desa Negara Bumi Ilir Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan pembangunan kawasan pendidikan terpadu ini adalah terjadinya pemerataan fasilitas pendidikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Namun keberadaan kawasan berada jauh dari permukiman dan tidak adanya transportasi umum menuju kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keluaran (output) dari keberadaan kawasan pendidikan terpadu dan mengidentifikasi prospek pengembangan kawasan pendidikan terpadu untuk pelayanan pendidikan di masa yang akan datang. Penelitian ini bersifat deduktif dengan menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan startegi eksplanatori skuensial. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: penelusuran dokumen, observasi dan wawancara. metode analisis data dapat dijelaskan sebagai berikut: tahap pertama dilakukan evaluasi keluaran (output) keberadaan kawasan pendidikan terpadu dengan metode deskriptif analitik. Pada tahap kedua dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara secara purposive sampling dan mendalam guna mendukung hasil evaluasi pada tahap pertama dan menilai prospek pengembangan kawasan di masa akan datang. Temuan dalam penelitian ini adalah: (1) evaluasi output kawasan pendidikan terpadu tidak memenuhi kriteria relevansi, efektifitas, efisiensi dan hasil. Kriteria keberlanjutan memenuhi dengan adanya operasional jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan dan adanya pengembangan kawasan menjadi kawasan taman tekno. (2) prospek pengembangan kawasan dari segi ketersediaan sumber daya alam, sumber daya manusia, jaringan transportasi, pusat simpul jasa distribusi dan wilayah pengaruh serta teknologi mendukung dalam pengembangan taman tekno dengan fokus pada industri pertanian dan perekonomian serta pendidikan menjadi bagian dari pengembangan taman tekno. Hal ini berarti bahwa dalam pengembangan kawasan tersebut ada keterpaduan pendidikan dengan sektor lainnya.

One of strategic area for supporting area development in Lampung Tengah regency was done by developing an integrated education area in land of 317 in Negara Bumi Ilir Village, Anak Tuha District, Lampung Tengah Regency. The purpose of this integrated education area was the occurance of the equality of education facility for the sake of quality of human resource that started from primary school until college. However, the area was far from settlements and there was no public transportation access to that area. This study aimed to evaluate the output of the integrated education area and to identify the development prospect of the integrated education area for the future education service. The research was a deductive method and using mixed methods with strategy of sequential explanatory. The data collection was gathered using several methods, includes: documents tracking, observations and inquiries. Data analysis methods could be explained as follows: the first step was done by evaluate the output of the integrated education area using analytical descriptive method. The second step was done by using descriptive qualitative method through inquiries using purposive sampling and intensive method for supporting the first step evaluation and assess the future development prospect of the area. This study found that: (1) the output evaluations of the integrated education area did not meet criteria of relevance, efectivity, efficiency and result. The sustainability criteria was fullfilled by operational exsistence of Vocational High School (Sekolah Menengah Kejuruan) as well as the area development to be techno park area. (2) the area developments in terms of availability of natural resources, human resources, transportations network, central node of service distributions, areas of influence and technology were supporting the development of techno park by focused in farming industry and economy as well as education involvement to be part of the techno park development. It means that within the development of the area there was an integration between education and other sectors.

Kata Kunci : Kawasan Pendidikan Terpadu, Evaluasi, Prospek

  1. S2-2016-370960-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370960-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370960-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370960-title.pdf