Laporkan Masalah

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN ANTARA BANK BPD DIY DENGAN BANK BPD JATENG DITINJAU DARI RASIO RENTABILITAS PADA PERIODE TAHUN 2010 SAMPAI 2014

ABRAHAM SUKMA P., Anisa Nurpita, S.E., M.Ec.Dev

2016 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Bank Pembangunan Daerah (BPD) merupakan salah satu alat kelengkapan otonomi daerah di bidang perbankan yang memiliki tugas sebagai penggerak, pendorong laju pembangunan daerah, sebagai pemegang kas daerah atau penyimpan uang daerah, dan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah serta menjalankan usahanya sebagai bank umum. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masing-masing memiliki Bank BPD DIY dan Bank BPD Jateng telah menjalankan peran sebagai agent of development bagi kedua provinsi. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara kinerja keuangan Bank BPD DIY dengan Bank BPD Jawa Tengah ditinjau dari rasio rentabilitas pada periode tahun 2010-2014. Tehnik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan pada periode tahun 2010-2014 berdasarkan ke-4 rasio rentabilititas, kedua bank tersebut tergolong bank sehat dan bagus. Namun berdasarkan rasio ROA dan ROE kinerja keuangan bank BPD Jateng lebih baik daripada kinerja keuangan Bank BPD DIY. Kemudian berdasarkan rasio BOPO dan NIM kinerja keuangan Bank BPD DIY lebih baik daripada kinerja keuangan bank BPD Jateng.

Regional development bank is one of the completeness of regional autonomy in the banking sector which has the task of driving, driving the pace of regional development, as the account holder or a storage area regional money, and source of income and carries on business as commercial bank. The provinsial Goverment Special Region of Yogyakarta and provinsial goverment Center of Java each has bank BPD DIY and bank BDP Jateng has performed the role agent of development for the two provinces. The purpose of this paper is compare the financial performance of Bank BPD DIY and Bank BPD Jateng in term of profitability ratios in the period 2010-2014. The analysis technique used quantitative descriptive analysis. The analyisis showed the period 2010-2014 is based on the fourth profitability ratios, the two banks are relatively healhty bank and a good bank. However based on the ratio ROA and ROE Bank BPD Jateng financial performance was better than the financial performance Bank BPD DIY. Then based on the ratio of BOPO and NIM Bank BPD DIY financial performance was better than the financial performance Bank BPD Jateng.

Kata Kunci : regional development of bank, finacial performance, profitability ratio

  1. D3-2016-337633-abstract.pdf  
  2. D3-2016-337633-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-337633-title.pdf