Hubungan Peran Kader dengan Keaktifan Kunjungan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Godean II
UGHNIYATUL M, Fitra Duhita M.keb ; Mumtihana Muchlis, SST., M.Kes
2016 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIKPelayanan kesehatan lansia bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lansia untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan kesehatan lansia adalah Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia. Peran kader dalam menjalankan pelayanan kesehatan di posyandu merupakan sumber daya yang penting dan sangat dibutuhkan untuk mencapai posyandu yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran kader dengan keaktifan kunjungan lansia di posyandu lansia. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan tehnik Stratified Random Sampling. Populasi target adalah target kader posyandu lansia. Populasi terjangkau adalah kader posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Godean II pada bulan Desember 2015. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Analisa data menggunakan Spearman Rho (Alpha = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan dari 90 responden, 85 responden (94,5%) memiliki peran kader yang cukup, Dari 30 posyandu, 17 posyandu (56,7%) memiliki keaktifan kunjungan posyandu yang cukup. Uji statistic didapatkan nilai signifikan 0,0001 (p lebih kecil 0,05) dan nilai korelasi Spearman Rho 0,701 artinya ada hubungan antara peran kader dengan keaktifan kunjungan posyandu lansia dan terdapat hubungan yang sangat erat. Peran kader dapat mempengaruhi keaktifan kunjungan posyandu lansia. Semakin baik peran kader dalam menjalankan posyandu, maka semakin tinggi keaktifan kunjungan di posyandu lansia.
Elderly health care aims to improve the health and quality of life the elderly to reach a happy live an useful in the old age in family and community. One of gerontic health service is Posyandu Lansia (Integrated Service Post for Elderly). Cadre role in running health services that is important and necessary human resourch to achieve optimal Posyandu. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of cadres with the frequency of visits Posyandu Lansia. The methods of this research used cross sectional design and Stratified Random Sampling technique. The target populations was cadres of Posyandu Lansia. The affordable population was cadres of Posyandu Lansia in Puskesmas Godean II in Desember 2015. The data was collected using a questionnaire that tested for validi and reliabile. Data were analyzed using Spearman Rho (alpha =0,05). The result showed that from 90 respondents, 85 respondents (94,5%) had sufficient role of cadre and from 30 Posyandu Lansia, 17 Posyandu Lansia (56,7%) had high visit frequency. Analisys statistic obtained significantly the value 0,0001 (p small than 0,05) and Spearman Rho correlation value 0,701 it mean that there was significant corelation between the role of cadres with the frequency of visit Posyandu Lansia and the correlation was very close. The role of cadres might affect the frequency of visit Posyandu Lansia. Better role of cadres in running posyandu, higher frequency to visit Posyandu Lansia. Keywords: Role of Cadres, Activeness of Posyandu.
Kata Kunci : Peran Kader, Keaktifan Posyandu Lansia.