Laporkan Masalah

EVALUASI POLA PERESEPAN OBAT ANTIINFLAMASI NONSTEROID PASCAODONTEKTOMI DI RSGM PROF. SOEDOMO YOGYAKARTA PERIODE 2015

DYAH SEKAR ARUM, drg. Ruslin, M.Kes., Ph.D; drg. Ivan Arie Wahyudi, M.Kes., Ph.D

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGI

Odontektomi merupakan tindakan bedah minor yang paling sering dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut dan memiliki banyak komplikasi. Nyeri merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien pascaodontektomi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri pascaodontektomi adalah pemberian obat antiinflamasi nonsteroid. Peresepan obat antiinflamasi nonsteroid yang tidak tepat akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola peresepan obat antiinflamasi nonsteroid pascaodontetomi di RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta periode 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif noneksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Subjek penelitian ini adalah berupa data sekunder yaitu data-data pada rekam medis pasien yang diresepkan obat antiinflamasi nonsteroid pascaodontektomi. Data-data yang diambil meliputi: usia, jenis kelamin, dan obat antiinflamasi nonsteroid yang diresepkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat yang paling banyak diresepkan pada pasien pascaodontektomi di RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta periode 2015 adalah asam mefenamat sebanyak 46,53%.

Odontectomy is one of the most frequent procedure in oral and maxillofacial surgery and is associated with varying complications. Pain is the most complication postodontectomy and influence patients quality of life in the days after surgery. The management to decrease pain post-odontectomy is medication or additional nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDs). Nonrationale prescribed of NSAIDs will increase sideeffects. This study aims to evaluate prescription pattern of nonsteroidal antiinflammatory drugs for patients post-odontectomy in Prof. Soedomo Dental Hospital, Yogyakarta during the period of 2015. This is a nonexperimental descriptive study. Subject of this study is patients data in medical record that were prescribed nonsteroidal anti-inflammatory drugs. Data taken were: age, gender, and nonsteroidal anti-inflammatory drugs prescription. The result of the study showed that nonsteroidal antiinflammatory drugs the most prescribed for postodontectomy patients in Prof. Soedomo Dental Hospital, Yogyakarta during the period of 2015 is mefenamic acid with the prevalence of 46,53%.

Kata Kunci : pola peresepan, odontektomi, nyeri, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

  1. S1-2016-316204-abstract.pdf  
  2. S1-2016-316204-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-316204-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-316204-title.pdf