Laporkan Masalah

PERBEDAAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (PIK-KRR) DAN TIDAK DI SMA N 1 CANGKRINGAN

LUTFI ANNARAHAYU, Diah Wulandari, M.Keb ; Surjani, S.SiT.,M.PH

2016 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK

Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) adalah suatu program KRR yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. Mudahnya mendapatkan informasi dan kurangnya informasi yang tepat akan berakibat fatal pada remaja. Akan muncul rasa penasaran yang akan memicu remaja untuk melakukan penyimpangan seperti penggunaan NAPZA ataupun penyimpangan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja antara siswa yang mengikuti PIK-KRR dan tidak di SMA N 1 Cangkringan. Desain Penelitian ini adalah observasional analitik. Dengan pendekatan cross sectional. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMA N 1 Cangkringan sedangkan populasi terjangkaunya adalah seluruh siswa XII. Perhitungan sample menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dari data primer melalui kuisoner. Analisis data menggunakan uji Man-Whitney. Penelitian yang dilakukan pada 40 siswa SMA N 1 Cangkringan menunjukkan hasil bahwa siswa yang mengikuti program PIK-KRR mempunyai rata-rata pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sebesar 27,90 dan rata-rata pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswa yang tidak mengikuti PIK-KRR sebesar 13,10 (skor maksimal 36). Pada uji statistik didapatkan Z hitung sebesar -4,017 (lebih dari Z tabel) p value sebesar 0,000 (p kurang dari 0,05), sehingga ada beda pengetahuan antara siswa yang mengikuti PIK-KRR dan tidak. Siswa yang mengikuti program PIK-KRR mempunyai pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tidak mengikuti program PIK-KRR.

Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) is adolescent reproductive health program that is managed from, by and for youth to provide information and counseling on adolescent reproductive health as well as other supporting activities. The easiness to get the information and less of the correct information would make fatal impact for adolescents. The curiosity will trigger adolescents to commit deviation such as drug use or sexual perversion. The purpose of this study was to determine differences in adolescent reproductive health knowledge among students who was joining the PIK-KRR and not in SMA N 1 Cangkringan. This study design is observational analytic. With the approach of cross sectional. Target populations on this study are all students of SMA N 1 Cangkringan, whereas accessible populations are all of the twelfth grade students. The sample calculation use purposive sampling techniques. The data collection from primary data through questionnaires. The data analysis use Man-Whitney test. The research that conducted to 40 students of SMA N 1 Cangkringan showed that students who were joining PIK-KRR program have the average knowledge level of adolescent reproductive health on students is 27,90 and the average knowledge level of adolescent reproductive health on students that is not joining PIK-KRR of 13.10 (maxsimum score 36). In the statistical test obtained Z count of -4.017 ( more than Z tables) p value of 0.001 (p less than 0.05), so there is different knowledge between the students who follow and not follow the PIK-KRR. Students who was joining PIK-KRR program have knowledge level of adolescent reproductive health higher than students who was not joining PIK-KRR program.

Kata Kunci : PIK-KRR, pengetahuan kesehatan reproduksi, Remaja ; PIK-KRR, reproductive health knowledge, adolescent