Laporkan Masalah

RELASI ANTAR AKTOR DALAM PEMBERLAKUAN KEBIJAKAN JALAN SATU ARAH: Studi Mengenai Relasi Kuasa Antara Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Kampung Terban dalam Pemberlakuan Kebijakan Jalan Satu Arah di Jalan Cornel Simanjuntak Yogyakarta

LATIFAH UTIYA NI'AMAR RAHMANI , R.b. ABDUL GAFFAR KARIM, S.I.P., M.A.

2016 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)

Tulisan ini melihat bagaimana relasi kuasa antara negara, masyarakat, dan swasta dalam penerapan kebijakan jalan satu arah di Jalan Cornel Simanjuntak Yogyakarta yang berada di Kampung Terban, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Selain itu untuk juga mengetahui bagaimana cara pemerintah selaku pemangku kekuasaan menyelesaikan masalah publik yaitu kejenuhan jalan dan mampu mengakomodir kepentingan seluruh pihak untuk meminimalisir konflik dan permasalahan yang berarti kedepannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode studi kasus. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori kebijakan publik dan konsep relasi kuasa dalam teori governance. Relasi kuasa yang ditemukan adalah adanya relasi antara pemerintah dengan masyarakat, pemerintah dengan swasta, dan swasta dengan masyakat. Relasi tersebut merupakan relasi kuasa formal dan relasi kuasa ekonomi. Kuasa legal formal dimiliki oleh Pemerintah Daerah melalu Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dengan kewenangannya untuk merekayasa lalu lintas di Jalan Cornel Simanjuntak dari yang tadinya dua arah menjadi satu arah (utara ke selatan) dan membuat regulasi mengenai hal tersebut agar permasalahan kemacetan dapat teratasi. Kuasa ekonomi melibatkan antara pengusaha toko/warung dan para pegawai atau petugas yang mayoritas adalah penduduk Terban. Pemerintah melakukan pendekatan secara bertahap saat proses sosialisasi kepada tokoh masyarakat dahulu baru ke masyarakat dan swasta. Selain itu pemerintah menggunakan dukungan dari forum lalu lintas sebelum melakukan sosialisasi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yakin bahwa kebijakan satu arah merupakan solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan kemacetan yang ada. Sosialisasi dilakukan oleh Ketua Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Haryo Yudho. Beliau merupakan Mantan Camat Gondokusuman yang memiliki kedekatan dengan Masyarakat Terban. Sehingga proses sosialisasi mampu berjalan dengan lebih mudah karena sudah adanya kepercayaan antar aktor. Kata kunci: Relasi kuasa antar aktor (pemerintah, masyarakat, swasta), relasi kuasa formal, relasi kuasa ekonomi, kebijakan publik

This paper is showing the relations between government, society, and private sector regarding the application of one-way traffic policy in Cornel Simanjuntak Street Yogyakarta located in Terban, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. And also to know how did the government as a stakeholder solved this public case that is traffic jam and accommodate the interest of all side to minimize the conflict and problem in the future. The researcher were using case study method, and used the public policy theory and power relation concept in governance theory. The power relations found in this research are the relation between government and society, government and private sector, private sector and society. That relations are formal power relation and economic power relation. The formal legal power owned by the local government through The Yogyakartaâ Department of Communication with its authority to manipulate the traffic in Cornel Simanjuntak street. From two way traffic to one way traffic (north to south) and made a regulation regarding that so that the traffic jam can be resolved. The economic power involves shop owners and clerks or officer, mostly from Terban district. In the socialization process, the government were approaching the public figure first before the society and private sector. Beside that the government were using the support from the traffic forum when performing the socialization. It was done so that the society are convinced that this one-way traffic policy is the right solution to overcome the traffic jam. The socialization were held by the head of Yogyakarta. Department of Communication Wirawan Hadi Yudho. He also a former district head of Gondokusuman so he has closeness with Terban residence. So that the socialization process can be done easier because there is a closeness between the actors. Keywords: Power relations between actors (government, society, private sector), formal power relation, economic power relation, public policy

Kata Kunci : Kata kunci: Relasi kuasa antar aktor pemerintah, masyarakat, swasta, relasi kuasa formal, relasi kuasa ekonomi, kebijakan publik

  1. S1-2016-328901-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328901-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328901-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328901-title.pdf