Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN GIGI MULUT DAN KEPARAHAN KARIES ANAK BALITA

ETNA NUR USWATUN KHASANAH, drg. Bambang Priyono, S.U.

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGI

Pengetahuan merupakan variabel domain yang sangat penting untuk terbentuknya perilaku seseorang. Pengetahuan orang tua terutama ibu sangat penting dalam mendasari terbentuknya perilaku yang mendukung kebersihan gigi dan mulut anak. Karies gigi pada anak yang tidak dirawat akan menjadi pintu masuknya bakteri ke pulpa yang dapat menimbulkan rasa yang sangat sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut terhadap keparahan karies anak balita. Penelitian cross sectional dengan subyek sebanyak 80 anak prasekolah di TK Minomartani 1 Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Instrumen penelitian menggunakan indeks dmf-t, indeks pufa dan kuesioner sebanyak 9 pertanyaan. Pengetahuan ibu diukur dengan kuesioner, karies gigi diukur dengan indek dmf-t dan keparahan karies anak diukur menggunakan indek pufa. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan status karies anak balita (r= 0,454 nilai p= 0,000) dan hubungan yang sangat lemah anata tingkat pengetahuan ibu dengan keparahan karies (pufa) anak balita (r= 0,274 nilai p= 0,014). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut maka semakin rendah status karies dan keparahan karies pada anak balita.

Knowledge is a variable dominant that is essential for the formation of a person's behavior. Knowledge of parents, especially mothers is very important in the formation of the underlying behaviors that support children's oral hygiene. Dental caries in children who are not treated will be the entrance of bacteria into the pulp which can cause severe pain. This study aimed to analyze the relationship between the mother's level of knowledge about the health of the mouth of the severity of dental caries toddlers. Cross-sectional study with 80 subjects of preschool children in kindergarten Minomartani 1 Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. The research instrument using dmf-t index, the index of pufa and the questionnaire as much as 9 question. Mother's knowledge is measured by questionnaires, dental caries index was measured with dmf-t and severity of child caries index was measured using pufa. The results showed no significant correlation of negative between the level of knowledge of mothers and caries status of children under five (r= 0.454 value p= 0.000) and a very weak connection anata level of knowledge of mothers with caries (pufa) toddlers (r= 0.274 value p= 0.014). The conclusion of this study is the higher the mother's level of knowledge about the health of the mouth of the higher dental caries status and severity of dental caries in children under five.

Kata Kunci : pengetahuan, status karies, keparahan karies, indeks dmf-t, indeks pufa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.