PERBANDINGAN POSISI HORIZONTAL FORAMEN MENTALE PADA RADIOGRAF PASIEN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI RSGM PROF. SOEDOMO TAHUN 2013-2014
CATARINA SRIHANANI SUKMANINGTYAS, drg. Sri Larnani, MD.Sc ; drg. H. Dedy Kusuma, Y., M.Biotech
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGIIdentifikasi posisi horizontal foramen mentale penting dalam tindakan anestesi, prosedur bedah, dan alat bantu dalam menginterpretasikan struktur anatomi dalam bidang patologi mulut dan forensik. Posisi horizontal foramen mentale dapat bervariasi dan dipengaruhi oleh karakteristik individu, jenis kelamin, usia, ras, suku, dan populasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan posisi horizontal foramen mentale antara pasien laki-laki dan perempuan di RSGM Prof.Soedomo menggunakan radiograf panoramik. Radiograf panoramik didapatkan dari rekam medis RSGM Prof. Soedomo pada tahun 2013-2014 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel adalah 147 radiograf panoramik (62 laki-laki dan 85 perempuan). Tracing dilakukan dengan meletakkan selembar kertas transparan di atas radiograf panoramik dan foramen mentale dijiplak menggunakan pensil runcing. Kemudian bidang horizontal ditarik pada sumbu panjang gigi premolar dan molar pertama dan garis ditarik di antara gigi premolar dan molar pertama menggunakan penggaris. Data yang diperoleh diklasifikasikan menjadi 6 posisi menurut Chkoura dan Wady (2013). Analisis statistik yang digunakan yaitu chi-square test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan proporsi posisi horizontal foramen mentale antara laki-laki dan perempuan yang signifikan (p<0,05) baik pada sisi kanan maupun sisi kiri. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan proporsi posisi horizontal foramen mentale antara laki-laki dan perempuan di RSGM Prof. Soedomo pada tahun 2013-2014.
Identify the horizontal position of mental foramen is important during local anesthesia, dental surgical procedures, and aids in interpreting anatomical landmarks in oral pathology and forensics. The horizontal position of mental foramen varies and influenced by individual characteristic, gender, age, race, ethnic, and population. The purpose of the present study was to compare the position of mental foramen between male and female patients at RSGM Prof. Soedomo in panoramic radiographs. Panoramic radiographs were selected from medical records of RSGM Prof. Soedomo in 2013-2014 that qualified the inclusion and exclusion criteria. Total sample were 147 panoramic radiographs (62 males and 85 females). A sheet of transparent paper was superimposed on panoramic film and the mental foramen was traced on the transparent paper by using a pointed pencil and a line was drawn with the longitudinal axis of premolar and 1st molar tooth and lying between premolar and 1st molar. The data classified into 6 positions by Chkoura and Wady (2013). Statistical analysis was performed by chi-square test. Statistical analysis showed there was significant difference (p<0.05) proportion the horizontal position of mental foramen between males and females both on right side and left side. The conclusion of this study there was difference proportion the horizontal position of mental foramen between males and females at RSGM Prof. Soedomo 2013-2014.
Kata Kunci : foramen mentale, posisi horizontal, radiograf panoramik, jenis kelamin