Kajian Kerawanan Longsor Tebing Sungai Code Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi Kasus : Penggal Sungai Code antara Banteng-Gondolayu)
ALDHILA GUSTA HY, Dr. Widiyanto, M.S.
2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANLongsor tebing sungai merupakan salah satu jenis longsor yang disebabkan oleh aliran sungai ataupun aliran lahar yang berasal dari letusan gunungapi. Kota Yogyakarta yang dilewati oleh Sungai Code dan memiliki permukiman yang padat berpotensi mengalami longsor tebing sungai, terutama aliran antara Banteng-Gondolayu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peta kerawanan longsor tebing sungai dan mengetahui faktor penyebabnya serta pengelolaannya. Metode dalam penelitian ini yaitu pengolahan data dan survey lapangan. Data yang digunakan adalah data derajat kelengkungan sungai, kemiringan tebing, penggunaan lahan dan jarak dari sungai. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan data peta, citra penginderaan jauh dan pengukuran lapangan. Analisis data dengan metode scoring dengan parameter penyebab longsor tebing sungai sebagai acuan dan analisis hasil dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta divalidasi dengan cek lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area kerawanan longsor tebing sungai adalah sangat rendah seluas 5.839 m2, rendah seluas 34.895 m2, sedang seluas 112.576 m2, tinggi seluas 56.717 m2 dan sangat tinggi seluas 7.476 m2. Faktor penyebab terjadinya longsor tebing sungai dominan dikontrol oleh derajat kelengkungan sungai dan kemiringan tebing sungai. Pengelolaan terhadap longsor tebing sungai di lokasi penelitian adalah dengan talud dan bronjong batu.
Riverbank landslides is one type of landslide caused by river flows or lava flows derived from an eruption of volcano. Yogyakarta is crossed by Code Riverand have dense settlement potentially had a riverbank landslides, especially cut off between Banteng-Gondolayu. This research is determine maps of riverbank landslides vulnerability area and knows the factors and it's management. A method in this research are data processing and field survey. The data used was degrees curvature river data, cliff slopes data, land use data and the distance from river data. Data collection using a purposive sampling technique with the map data, imagery data and field measurement data. Data analysis use the scoring method on parameter cause riverbank landslides as reference and an result analysis using the descriptive qualitative method and validated with a field check. The result of research shows that the riverbank landslides vulnerability area are very low is 5.839 m2, low is 34.895 m2, moderate is 112.576 m2, high is 56.717 m2 and very high is 7.476 m2. The cause of riverbank landslides dominant controlled by the river curvature degrees and the river cliff slope. The management of riverbank landslides that have found in research location are river dike and wire stone.
Kata Kunci : Kerawanan, Longsor Tebing Sungai, Skoring, Sungai Code