Laporkan Masalah

Evaluasi Penggunaan Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

AMALIA RAHAYU, Dr. Fita Rahmawati, Sp. FRS., Apt.

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Pasien hemodialisis rutin di Indonesia terus meningkat dari tahun 2013 hingga sekarang. Banyaknya pengobatan yang dibutuhkan menyebabkan risiko kejadian Drug Related Problems (DRPs) semakin tinggi untuk mempengaruhi outcome terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien, pola pengobatan serta profil DRPs pada pasien GGK dengan hemodialisis. DRPs dikriteriakan sebagai indikasi tanpa obat, menerima obat salah, dosis obat terlalu rendah, dosis obat terlalu tinggi, interaksi obat dan kepatuhan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental, cross-sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM). Pengambilan sampel dilakukan pada pasien rawat jalan pada periode Februari sampai Maret 2016. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi pasien gagal ginjal kronik stage 5 yang menjalani hemodialisis rutin dan bersedia diwawancarai serta kriteria eksklusi pasien tidak memiliki rekam medis yang lengkap. Pengumpulan data berupa karakteristik pasien, pola pengobatan serta profil DRPs pasien dilakukan secara prospektif dan dianalisis secara deskriptif. Dari 80 pasien yang menjalani hemodialisis terdapat 72 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Kejadian DRPs terjadi sebanyak 69 kejadian pada 51 pasien. Jenis DRPs yang terjadi adalah indikasi tanpa obat pada 3 pasien (5,88%), menerima obat salah 7 pasien (13,73%), dosis terlalu rendah 6 pasien (11,76%), dosis terlalu tinggi 5 pasien (9,80%), interaksi obat 8 pasien (15,69%) dan ketidakpatuhan pasien sebesar 40 kejadian (78,43%).

Regular hemodialysis patients in Indonesia increase from 2013 up until now. Medicines needed for treatment can cause Drug Related Problems (DRPs) that affect the outcome of therapy. The aim of this study is to know the patients characteristics, treatment patterns and DRPs profiles on CKD with hemodialysis patients. DPRs are defined as indication without drug, medication error, underdose drug, overdose drug, drug interaction and patients adherence. This was a non-experimental, cross-sectional study held in Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM). Samples were taken from outpatients of RSA UGM on February until March 2016. The technique of sampling was purposive sampling with patients inclusion criteria was those who had chronic kidney disease stage 5 and agreed to be interviewed and patients exclusions criteria was those who did not have complete medical record. Patients characteristics, treatment patterns and patients DRPs profiles were collected prospectively and analyzed descriptively. Results show that there are 72 of 80 patients qualify for inclusion criteria. There are 69 DRPs cases on 51 patients, consists of 3 patients of indication without drug (5,88%), 7 patients of medication erros (13,73%), 6 patients of underdose drug (11,76%), 5 patients of overdose drug (9,80%), 8 patients of drug interaction (15,69%) and 40 cases of patients adherence (78,43%).

Kata Kunci : Evaluasi Penggunaan Obat, Drug Related Problems (DRPs), Hemodialisis, RSA UGM