Laporkan Masalah

Strategi pengembangan industri pariwisata :: Kasus Pemda Kabupaten Tana Toraja

ROMPON, Samuel Sampe, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Lingkungan industri pariwisata telah mengalami perubahan, mulai dari perubahan sistem kekuasaan sentralistik ke desentralistik, pertumbuhan ekonomi yang mengalami krisis. Berbagai perubahan lingkungan tersebut menimbulkan berbagai isu-isu strategis yang akan dihadapi dalam pengembangan industri pariwisata Tana Toraja di masa akan datang, seperti upaya bagaimana untuk meningkatkan jumlah wisatawan, perbaikan kualitas lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, peningkatan jumlah investasi, peningkatan PAD, perbaikan pola komunikasi Pemda dengan pelaku indusri pariwisata, serta pengembangan wilayah Tana Toraja secara umum. Analisis lingkungan eksternal dengan menggunakan analisis lingkungan makro yang terdiri dari lingkungan politik dan hukum, ekonomi, social budaya, teknologi, dan demografi, menunjukkan berbagai peluang dan ancaman yang perlu direspon secara cepat karena jika tidak is akan status quo atau bahkan mereduksi potensi sumber daya wisata itu sendiri. Driving forces utama dalam lingkungan eksternal ini adalah pelaksanaan UU Otonomi daerah sejak 1 Januari 2001. Keadaan ini mempengaruhi kebijaksanaan maupun strategi yang diterapkan oleh Pemda Tana Toraja agar dapat mempertahankan dan meningkatkan daya saingnya. Strategi pengembangan industri pariwisata merupakan elemen kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Untuk membuat strategi yang tepat maka organisasi harus mengidentifikasi faktor-faktot internal dan eksternal yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan adalah memformulasikan strategi untuk pengembangan industri pariwisata Tana Toraja sebagai elemen kunci dalam membangun sektor unggulan daerah ini yang berarti pula mengimplementasikan otonomi daerah. Dalam kerangka tersebut penelitian diarahkan untuk melihat kembali kebijakan yang pernah dan sedang dilaksanakan oleh pemerintah, melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi industri pariwisata, memprediksi perubahan-perubahan yang terjadi dan diangkat sebagai isu-isu strategis ke dalam arahan/alternatif strategi yang akan diterapkan di masa mendatang. Arahan strategi diharapkan dapat memperbaiki kelemahan dan mencari peluang yang bisa dikembangkan oleh Pemda dalam pengembangan industri pariwisata Tana Toraja. Hasil penelitian berdasarkan pendekatan analisa lingkungan eksternal (PEST-D) dan pendekatan analisis lingkungan internal (Five Diamond Model) menghasilkan isu-isu strategis yaitu peningkatan jumlah wisatawan, perbaikan kualitas lingkungan, peningkatan jumlah investasi, pemberdayaan masyarakat lokal, peningkatan PAD, perbaikan pola komunikasi dan penertiban regulasi, dan pengembangan wilayah Tana Toraja secara umum. Isu-isu strategis tersebut menghasilkan arahan/alternatif strategi yaitu arahan strategi pengembangan sumberdaya wisata, pengembangan akomodasi, SDM, transportasi, promosi dan pemasaran, prasarana penun jang, pengelolaan lingkungan, dan peningkatan komunikasi dan penertiban regulasi daerah.

Circumstance of tour industry has been changed, from centralized to decentralized dominance system, and currently, economic growth is in crisis. Various change of environment lead to variance of strategic issue that will be faced in improving the tour industry of Tana Toraja in the future, for example the effort to increase the tourist number, improvement of environment quality, taking advantage of local human resources, increasing of investment number and local original income, improvement of communicating pattern on local government related with tour industrial performer, and developing totally Tana Toraja. Analysis of external environment using a macro environmental analysis involved political and law environment, economy, social-culture, technology, and demography, indicated various opportunities and threats which are necessary to be immediately responded, unless it will be status quo, or even, reduce the potential of tour resource itself The main driving force in the external environment is that implementation of Law of regional autonomy since January 1st 2001. This circumstance has influenced both police and strategy applied by regional government of Tana Toraja in order to be able to defend and enhance its competitiveness. A developing strategy for tour industry denotes a key element to achieve a goal. Appropriate strategy making, the organization should identify external and internal factors owned. This research was aimed to formulate a strategy for tour industrial development of Tana Toraja as a key element in developing local's superior sector, its mean for implementing the local autonomy. In this case, this research was directed to review the previous and current policies implemented by government, conduct an analysis to the internal and external environments that influence tour industry, predict the changes occurred and be adopted as strategic issues into objective/ alternative strategy that will be applied in the future. The expected strategic direction is to improve the lack and find the opportunities in term of development of tour industry of Tana Toraja. The result of this research based on external (PEST-D) and internal environment analytic approaches (Five Diamond Model) produced strategic issues such as increasing tourist number, improvement of environment quality, increasing investment number, taking advantage of local people, increasing of local original income, improvement of communicating pattern and controlled regulation, entirely development of Tana Toraja. The strategic issues result directional/alternative strategy that is strategic direction of tour resource development, increased accommodation, improvement of human resources, transportation, promoting and marketing, infrastructural supports, environment management, improvement of communication and controlled local regulation.

Kata Kunci : Strategi Perusahaan,Pemerintah Daerah,Industri Pariwisata, Corporate Strategy, Local Authorities, the Tourism Industry


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.