PENGARUH JENIS PATI DAN KOMPOSISI PEREKAT ASAM SITRAT-PATI TERHADAP SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PAPAN PARTIKEL BAMBU PETUNG (Dendrocalamus asper)
APRIAN RETNO K, D.Agr.Sc. Ragil Widyorini, S.T., M.T.
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANPerekat alami ramah lingkungan mulai dikembangkan dalam pembuatan papan partikel sebagai inovasi dan solusi menanggapi isu lingkungan dan kesehatan. Perekat asam sitrat-pati merupakan salah satu perekat alami yang dapat menjadi alternatif untuk memperoleh nilai produksi yang lebih ekonomis dengan tetap menghasilkan stabilitas dimensi dan kekuatan mekanik papan yang tinggi. Penggunaan jenis pati yang berbeda pada perekat asam sitrat diduga akan menghasilkan sifat fisika dan mekanika papan yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara faktor jenis pati (maizena, garut, dan ganyong) dan komposisi perekat (100:0 sebagai kontrol, 87,5:12,5 dan 75:25). Bahan baku yang digunakan adalah partikel bambu petung. Papan partikel dibuat berukuran 25 x 25 cm2, target kerapatan 0,9 g/cm3, dan ketebalan 0,7 cm. Jumlah perekat yang digunakan 30%, dengan suhu pengempaan panas 180 derajat C selama 10 menit, dan tekanan spesifik 3,6 MPa. Sifat fisika dan mekanika papan partikel diuji berdasarkan standar JIS A 5908-2003 dan FAO. Data hasil pengujian kemudian dianalisis menggunakan SPSS dan diuji lanjut HSD (Honestly Significant Difference) Tukey pada taraf uji 99% dan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi jenis pati dan komposisi perekat tidak berpengaruh nyata terhadap sifat fisika dan mekanika papan partikel bambu petung. Jenis pati berpengaruh secara nyata terhadap parameter pengembangan tebal dan keteguhan rekat internal, sedangkan komposisi perekat berpengaruh nyata terhadap penurunan kadar air dan peningkatan modulus patah. Papan partikel bambu petung dengan perekat asam sitrat-pati garut pada komposisi 75:25 mampu memberikan hasil optimal dengan memenuhi seluruh kriteria standar JIS A 5908-2003 tipe 18 dan FAO untuk penyerapan air papan, dimana rerata nilai kerapatan 0,92 g/cm3; kadar air 6,31%; pengembangan tebal 7,62%; penyerapan air 25,43%; modulus patah 20,67 MPa; modulus elastisitas 5,39 GPa; dan keteguhan rekat internal 1,18 MPa.
Eco-friendly natural adhesives are developed as an inovation and solution to response environmental and health issues. Citric acid-starch adhesive is one of natural adhesive which can be an alternative to get economical production in which still produce good dimensional stabilities and high mechanical strength board. The use of different starch in citric acid adhesive is supposed to produce a different physichal and mechanical properties of particleboard. Therefore, this research aimed to know effect of starch types (maizena, garut, and ganyong) and adhesive composition of citric acid:starch (100:0 as a control, 87,5:12,5 and 75:25). Petung bamboo particleboards were made in 25 x 25 cm2, target density 0.9 g/cm3, and thickness 0.7 cm. Adhesive content was set as 30 wt%, while hot-pressed at temperature of 180 degree C for 10 minutes, and specific pressure 3.6 MPa. Physical and mechanical properties of particleboard were tested with JIS A 5908-2003 and FAO. Data were analyzed using SPSS and further HSD (Honestly Significant Difference) Tukey at level 99% and 95%. The results showed that interaction between starch type and adhesive composition affected on physical and mechanical properties of petung bamboo particleboards. Starch type affects on increasing of thickness swelling and internal bond strength, while composition of adhesive affects on decreasing significantly of moisture content and increasing significantly modulus of rupture. Petung bamboo particleboard with citric acid-garut starch adhesive on 75:25 composition produced optimum properties that met the standard of JIS A 5908-2003 and FAO for water adsorption, in which density value is 0.92 g/cm3; 6.31% of moisture content; 7.62% of thickness swelling; 25.43% of water adsorption; 20.67 MPa of modulus of rupture; 5.39 GPa of modulus of elasticity; and 1.18 MPa on internal bond strength.
Kata Kunci : Papan partikel, bambu petung, asam sitrat, pati