Laporkan Masalah

Analisis Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Pada PT Angkasa Pura 1 (Persero) Dengan Variansi dan Rasio Profitabilitas Sebagai Indikator Kinerja

YUDHISTIRA N Q, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak., CA.

2016 | Skripsi | AKUNTANSI

Bandara Internasional Adi Soemarmo merupakan salah satu bandara yang berada di bawah naungan PT Angkasa Pura I (Persero), salah satu Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak dalam bidang jasa kebandarudaraan. Pada tahun 2014 Bandara Internasional Adi Soemarmo Surakarta merugi 20 miliar Rupiah. Kerugian tersebut meningkat 17% dari kerugian tahun 2013 sebesar 17 miliar Rupiah. Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu konsep dalam sistem pengandalian manajemen. Penulis yang juga sebagai Peneliti berkeinginan untuk menganalisa penerapan akuntansi pertanggungjawaban dan menambahkan variabel variansi dan rasio profitabilitas berkaitan dengan kasus kerugian tersebut. Secara keseluruhan penerapan akuntansi pertanggungjawaban pada Cabang Surakarta sudah cukup memadai. Akan tetapi dari sembilan sub indikator masih menyisakan sebuah sub indikator yang belum terpenuhi, yaitu pemisahan biaya terkendali dan biaya tidak terkendali. Secara keuangan, dengan dalih efisiensi, demi mengoptimalkan laba PT AP 1 secara keseluruhan, sebaiknya PT AP 1 Kancab Bandara Internasional Adi Soemarmo ditutup. Akan tetapi, mengingat PT AP1 adalah salah satu BUMN yang di samping tujuannya mencari keuntungan juga sebagai perusahaan publik yang mendapat amanah sebagai penyedia pelayanan bagi masyarakat Indonesia, sebaiknya PT AP 1 Kancab Bandara Internasional Adi Soemarmo tetap dibuka, karena pada kenyataannya meskipun Cabang Surakarta selalu merugi, PT Angkasa Pura I (Persero) Pusat secara keseluruhan masih mendapatkan keuntungan, bahkan terjadi lonjakan laba yang cukup tinggi dari tahun 2013 ke tahun 2014. Penulis menaruh kagum dan simpati terhadap PT AP1 karena memegang teguh amanah Negara sebagai perusahaan yang melayani masyarakat.

Adi Soemarmo International Airport is one of the airports that are in Under the auspices of PT Angkasa Pura I (Persero), one of the State Owned Enterprises Indonesia engaged in the field of airport services. In 2014 Airports International Adi Soemarmo Surakarta loss of 20 billion rupees. the losses an increase of 17% from a loss in 2013 amounted to 17 billion rupees. Accounting accountability is a concept in pengandalian management system. The author who is also a researcher intends to analyze the application of accounting accountability and add variable variance and profitability ratios related with cases such losses. Overall the application of accounting accountability in Surakarta Branch is sufficient. But of nine sub indicator still remains an unmet sub-indicators, namely separation costs controlled and uncontrolled costs. Financially, the pretext efficiency, to optimize the profits of PT AP 1 as a whole, should PT AP 1 Kancab International Airport Adi Soemarmo closed. However, considering that PT AP1 is one of the state that in addition to aim for profit as well as public company which got the mandate as a provider of services to the community Indonesia, should PT AP 1 Adi Soemarmo Kancab International Airport remains open, because in fact although Surakarta Branch always losers, PT Angkasa Pura I (Persero) Pets overall still benefit, even surge profits are quite high from 2013 to 2014. The authors put the awe and sympathy against PT AP1 due to uphold the mandate of the State as a company that serves citizen.

Kata Kunci : Akuntansi Pertanggungjawaban, PT Angkasa Pura I, Adi Soemarmo, Kerugian, Profitabilitas

  1. S1-2016-315849-abstract.pdf  
  2. S1-2016-315849-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-315849-title.pdf