PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP PERLEKATAN BAKTERI Streptococcus mutans ATCC 25175
DIAN RACHMAYANTI, drg. Heni Susilowati, M.Kes., Ph.D.; drg. Tetiana Haniastuti, M.Kes., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIPlak pada permukaan gigi dapat mengakibatkan terjadinya demineralisasi jaringan keras gigi. Keberadaan plak gigi ini diawali dengan terbentuknya polisakarida ekstraseluler hasil metabolisme bakteri. Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri yang dapat membentuk polisakarida tersebut. Streptococcus mutans dapat menghasilkan glukosiltransferase yang akan merubah sukrosa menjadi glukan sebagai reseptor perlekatan S. mutans pada permukaan gigi. Penggunaan suatu zat yang dapat menghambat perlekatan S. mutans merupakan strategi ideal untuk mencegah pembentukan plak. Flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid dalam daun sirsak mampu menghambat perlekatan S. mutans. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh ekstrak daun sirsak terhadap perlekatan bakteri S. mutans. Penelitian ini dilakukan terhadap ekstrak etanol daun sirsak konsentrasi 5% dan 10%. Subjek penelitian ini terdiri dari kelompok perlakuan, kontrol negatif (akuades), dan kontrol positif (khlorheksidin glukonat 0,1%). Uji pengaruh perlekatan S. mutans dilakukan menggunakan microtiter dish biofilm formation assay pada 1x107 sel/well yang dikultur dalam medium BHI. Perlakuan selama 16 jam pada suhu 37ºC. Pengamatan densitas optik larutan kristal violet dilakukan pada λ 540 nm. Persentase penghambatan perlekatan S. mutans ditentukan dari nilai densitas optik. Hasil One Way ANOVA perbedaan signifikan (p<0,05) antara kelompok kontrol dan perlakuan. Analisis lanjut Tukey HSD menunjukkan perbedaan pengaruh ekstrak daun sirsak dengan akuades maupun khlorheksidin glukonat 0,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun sirsak dapat menghambat perlekatan bakteri S. mutans. Perbandingan konsentrasi menunjukkan bahwa konsentrasi 10% lebih efektif dalam menghambat perlekatan S. mutans dibandingkan konsentrasi 5%.
Dental plaque can cause demineralization of dental hard tissues. The existence of dental plaque begins with the formation of extracellular polysaccharide from bacterial metabolism product. One of the bacterium that produced extracellular polysaccharide is Streptococcus mutans. Streptococcus mutans produced glucosyltransferase which will change sucrose into glucans as receptor for adherence of S. mutans to the tooth surface. The use of substance to inhibit bacterial adhesion is an ideal strategy to prevent dental plaque formation. Flavonoids, saponins, tannins and alkaloids in soursop leaf can inhibit the adhesion of S. mutans. The aim of this study was to know the influence of soursop extract to attachment of S. mutans. This research was done on 5% and 10% soursop ethanol leaf extract. The subjects were divided into treatment group, negative control group (aquadest) and positive control group (chlorhexidine gluconate 0,1%). The effect of extract to S. mutans adherence was investigated by using microtiter dish biofilm formation assay in 1x107 cell/well which cultured on BHI medium for 16 hours in 37ºC. Optical density was observed in λ 540 nm. Percentage of the inhibition of S. mutans adherence was determined from optical density result. One Way ANOVA result showed significant difference (p<0,05) between control and treatment group. Tukey HSD result showed difference effect between soursop leaf extract and aquadest or chlorhexidine gluconate 0,1%. The conclusion of this study was the soursop leaf extract can inhibited S. mutans adhesion. Consentration comparison result showed that 10% concentration more effective in inhibited S. mutans adhesion than 5% concetration.
Kata Kunci : soursop leaf, adherence, S. mutans