Laporkan Masalah

APLIKASI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PENYUSUNAN PETA DESAIN TAPAK ZONA PEMANFAATAN BLOK JURANG JERO RESORT DUKUN TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI

NURHAYATDI, Dr.Andri Kuniawan, M.Si

2016 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Peta Desain Tapak merupakan peta pembagian keruangan antara Ruang Usaha dan Ruang Publik, Peta Desain Tapak sebagai peta dasar untuk pengelolaan zona pemanfaatan sebagai tempat wisata alam. Zona Pemanfaatan Blok Jurang Jero merupakan lokasi yang memiliki daya tarik wisata yang cukup besar, mengingat Blok Jurang Jero belum dilakukan penyusunan Peta Desain Tapak maka penyusunan Peta Desain Tapak ini berharap dapat menjadi masukan positif kepada Taman Nasional Gunung Merapi. Dengan adanya pengetahuan Pengindraan Jauh dan Sistem Informasi Geografi maka dapat digunakan untuk menentukan dimana lokasi yang termasuk Ruang Publik dan Ruang Usaha pada zona pemanfaatan blok Jurang Jero di Taman Nasional Gunung Merapi. Ruang Usaha sebagaimana yang telah diatur dengan ketetapan terhindar dari bahaya Banjir, Longsor Lahan, dan Erosi. Bahaya Banjir dan Longsor Lahan dilakukan permodelan spasial dengan berjenjang tertimbang mengikuti pendapat para ahli sedangkan bahaya erosi dilakukan permodelan dengan metode Univesal Soil Loss Equation (USLE). Ruang Publik sebagaimana yang telah diatur dengan ketetapan dimana didalamnya merupakan objek daya tarik wisata seperti peninggalan sejarah dan sarana prasarana umum yang sudah ada atau disatukan menjadi Peta Aksesibilitas Lahan Positif. Peta Aksesibilitas Lahan Positif tersebut disusun dengan pengumpulan data dengan survey lapangan dan dilakukan pembenahan dengan ditampalkan pada Mozaik Foto Udara. Untuk memperoleh pembagian antara Ruang Usaha dan Ruang Publik maka dilakukan proses seleksi. Hasil dari penelitian ini yaitu memperlihatkan dimana yang termasuk dalam kategori Ruang Usaha dan Ruang Publik dalam bentuk Peta Desain Tapak. Adapun hasil pembagian Ruang Usaha dan Ruang Publik dari Zona Pemanfaatan yang berjumlah 66,400 Ha tersebut menunjukkan bahwa 47,361 Ha termasuk dalam kategori Ruang Publik sedangkan 19,039 Ha termasuk dalam kategori Ruang Usaha.

Map of Site Map Design ia a spatial map of the division between Commercial Space and Public Space, also as a base map for the management of the utilization zone as the natural attractions. Jurang Jero Utilization Zone is a location that has a tourist attraction that is quite large, considering Jurang Jero has not done the preparation of Site Map Design so this map hopes to become a positive feedback to the Mount Merapi National Park. Knowledge of Remote Sensing and Geographic Information System can be used to determine which locations including Public Space and Commercial Space on the Jurang Jero utilization Zone at Mount Merapi National Park. Commercial Space as elaborated by the provisions avoid the danger of flooding, landslide Soil and Erosion. Flood and landslide hazard Land spatial modeling is done with tiered weighted follow the opinion of the experts, while erosion modeling is done with methods Univesal Soil Loss Equation (USLE). Public Space as has been regulated by statute in which there is the object of tourist attraction such as the historical heritage and a common infrastructure that already exists or incorporated into a Positive Land Map Accessibility. Map Accessibility Positive land are compiled with data collection and field survey carried out reform by overlaid on Air Photo Mosaics. To obtain a division between Commercial Space and Public Space then the selection process. Results from this research that shows which are included in the category of Commercial Space and Public Space in the form Site Map Design. The result of the division of Commercial Space and the Public Sphere of Use Zone totaling 66.400 Hectares showed that 47.361 hectares included in the category of Public Space while 19.039 hectares included in the category of Commercial Space.

Kata Kunci : Tread Design, Commercial Space, Public Space, the Vulnerability, Accessibility Positive

  1. D3-2016-351511-abstract.pdf  
  2. D3-2016-351511-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-351511-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-351511-title.pdf