Laporkan Masalah

Inovasi Pemerintah Desa Karangrejek dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih untuk Masyarakat

FAISHOL ADIB TSANI, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si.

2016 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)

Air merupakan salah satu kebutuhan paling penting bagi makhluk hidup, dalam hal ini manusia. Air digunakan untuk minum, makan, mencuci dan kebutuhan manusia lainnya. Persediaan air juga dipengaruhi oleh kondisi geologis suatu daerah. Kondisi geologi Kabupaten Gunungkidul yang berbatu kapur menyebabkan ketersediaan air tanah di permukaan menjadi terbatas. Pemerintah Desa Karangrejek yang mempunyai wilayah dengan tipikal geologi batuan kapur mulai mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air secara mandiri. Sebelumnya masyarakat Desa Karangrejek mengandalkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tetapi air hanya mengalir pada saat malam saja. Melalui Pelayanan Air Bersih (PAB) Tirta Kencana yang dibentuk pada tahun 2007, Pemerintah Desa Karangrejek mulai berinovasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih secara mandiri. Inovasi merupakan sesuatu hal yang baru. Baru tidak berarti harus benar-benar baru secara umum, tetapi tergantung dari penerimaan individu atau kelompok yang menerima inovasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan purposive sampling dan snowball dalam pemilihan informannya. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam agar mendapatkan informasi lebih lengkap dari informan, observasi dilaksanakan secara non-partisipan, studi pustaka dilakukan untuk melengkapi data penelitian atas penelitian sebelumnya dan dokumentasi menggunakan dokumentasi pribadi. Hasil yang ditemukan di lapangan kemudian ditriangulasikan untuk mendapatkan data yang valid. Selanjutnya proses analisia data diawali dengan reduksi data, penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Karangrejek berinovasi dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat melalui PAB Tirta Kencana. Adapun ciri-ciri inovasi yang ditunjukkan oleh PAB Tirta Kencana adalah mempunyai kekhasan, mempunyai unsur kebaruan, mempunyai program terencana dan mempunyai tujuan. PAB Tirta Kencana merupakan BUMDes dengan sistem bisnis sosial, yaitu bisnis yang dikelola desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengelolaannya berbasis masyarakat. Sebelum dibentuk, sebanyak 40 orang masyarakat dipilih untuk mengikuti kursus akuntansi yang nantinya dipersiapkan menjadi pengurus. PAB Tirta Kencana juga menggunakan aplikasi akutansi khusus yang didesain sesuai dengan kebutuhan pengelolaan keuangan. PAB Tirta Kencana juga menjadi tumpuan pemerintah desa karena menyumbang dana kas untuk pembangunan desa. PAB Tirta Kencana mendapatkan apresiasi dengan beberapa kali menjadi tempat rujukan untuk studi banding dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi pengisi acara dalam pengelolaan BUMDes di Cilacap 2015 dan membantu Desa Karangrejek mendapatkan Juara 2 Lomba Desa Tingkat Nasional tahun 2012. Tidak berhenti di situ saja, pelanggan PAB Tirta Kencana juga mencakup wilayah Desa Baleharjo dan Desa Siraman.

Water is one of the most important needs for living things, in this case humans. Water used for drinking, eating, washing and other human needs. Water supplies were also affected by the geological conditions of an area. Geological conditions of Gunungkidul Regency was the rocky limestone causing the availability of ground water at the surface becomes limited. The Government of the Karangrejek village which has a typical geological areas with limestone rocks begin to find solutions to meet the needs of the water independently. Karangrejek village community previously relied on Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) but the water only flows at night time only. Through Pelayanan Air Bersih Tirta Kencana (PAB) which was formed in 2007, the Government of the Karangrejek village began to innovate in meeting the needs of fresh water independently. Innovation is something new. New does not mean it should be completely new in General, but it depends on the acceptance of individuals or groups that accept the innovation. This study uses qualitative methods with the purposive sampling approach and snowball in the selection of informant. Engineering data collection using in-depth interviews in order to obtain more detailed information from the informant, the observation is carried out in a non-participants, the study of the literature was conducted to complement previous research over research data and documentation using personal documentation. Results found in the field and then triangulated to get valid data. Next data analisia process starts with the reduction of data, data presentation and final withdrawal of the conclusion. The results of this research show that the Government of the Karangrejek village has been innovating in fulfillment of the needs of clean water to the communities through the PAB Tirta Kencana. As for the characteristics of the innovation shown by the PAB Tirta Kencana is have the specificity, novelty items, has had a program planned and has a purpose. PAB Tirta Kencana is a BUMDes system with a social business, that is family-run business village to meet the needs of the community and community-based management. Before the band formed, as many as 40 people of communities selected for the course in accounting that will be prepared. PAB Tirta Kencana also use special accounting application that is designed to suit the needs of financial management. PAB Tirta Kencana also became the object of village government cash donation for the construction of the village. PAB Tirta Kencana earned him several times with being a place of reference for comparative study of various areas in Indonesia, became performers in the management of BUMDes in Cilacap 2015 and helping Karangrejek get the race Village second champion national level in 2012. Customers PAB Tirta Kencana also includes the villagers of the Baleharjo village and the Siraman village.

Kata Kunci : BUMDes, PAB Tirta Kencana, Inovasi, Kebutuhan Air Bersih.

  1. S1-2016-299841-abstract.pdf  
  2. S1-2016-299841-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-299841-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-299841-title.pdf