Analisis Migrasi Nelayan Andon di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Kabupaten Gunungkidul
WENI AFIFAH PUTRI, Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.;Ir. Hery Saksono, M.A.
2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANANPenelitian ini bertujuan mengetahui profil nelayan andon yang ada di PPP Sadeng, mengetahui kehidupan sosial, ekonomi dan budaya nelayan andon serta mengetahui faktor pendorong dan penarik nelayan andon bermigrasi ke PPP Sadeng. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2015 sampai bulan Desember 2015. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan sampel sebanyak 33 orang nelayan andon. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan tabel frekuensi dan tabulasi silang. Penelitian menunjukkan bahwa daerah asal nelayan andon umumnya adalah Malang, Banyuwangi, dan Probolinggo. Kisaran umur nelayan andon adalah 30-40 tahun, tingkat pendidikan umumnya Sekolah Dasar (SD), jumlah tanggungan ekonomi keluarga 1-2 anak, dengan pengalaman bekerja sebagai nelayan 6-10 tahun. Kehidupan sosial, ekonomi dan budaya nelayan andon di PPP Sadeng sangat dipengaruhi adat istiadat, norma, dan aturan yang berlaku. Kedatangan nelayan andon diterima dengan baik oleh masyarakat lokal selama mentaati peraturan dan memiliki ijin kelompok nelayan yang ada di PPP Sadeng. Kedatangan nelayan andon ke PPP Sadeng dipengaruhi beberapa faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor-faktor yang mempengaruhi nelayan andon berpindah dari daerah asal ke PPP Sadeng berasal dari dalam diri dan lingkungan. Faktor pendorong nelayan bemigrasi adalah mencari pengalaman baru, semakin banyak nelayan di daerah asal, jumlah sumberdaya ikan semakin berkurang, berhenti berfoya-foya, mengikuti ruaya ikan. Faktor penarik nelayan bermigrasi adalah daerah tujuan masih sangat sepi keberadaan nelayan, sumberdaya ikan di Sadeng masih banyak, perizinan tempat tinggal nelayan tidak rumit, keberadaan nelayan andon diterima baik oleh masyarakat lokal. Migrasi nelayan andon di PPP Sadeng umumnya merupakan migrasi permanen.
The aim of this study were to determine the profile of migrant (andon) fishermen in Sadeng Fishing Port (PPP Sadeng), to know the social, economic and cultural life of Andon Fishermen, and to know the push and pull factors of Andon Fishermen migrated to PPP Sadeng. The study was conducted in October 2015 to December 2015. Data collection method were observation and interviews with a sample of 33 Andon Fishermen. Data were analyzed descriptively using frequency tables and cross tabulation analysis. Research showed that the Andon Fishermen originally come from Malang, Banyuwangi, and Probolinggo. Andon Fishermen age range between 30-40 years, the level of education was generally Elementary School (SD), and the number children range were from 1-2 children, and working experience were 6-10 years. Social, economic and cultural life of Andon Fishermen in PPP Sadeng were strongly influenced by customs, norms and regulations existed in Sadeng. The local communities accept the arrival of the Andon Fishermen as long as they obeyed the local regulations and got permission from fishermen group in PPP Sadeng. The arrival of the Andon Fishermen in PPP Sadeng was affected by several push and pull factors. Factors affecting Andon Fishermen moving from their original places to PPP Sadeng came from internal and external factors. The driving factor for migrating fishermen was looking for a new experience, a growing number of fishermen in the original places, the declining of fishery resources in hometown, stopped throw money around, and follow fish migration. While the pull factors were that the area of interest was still very quiet by the presence of fishermen, abundance of fish resources in Sadeng, easy to the get license, and Andon got well received by the local community. Andon fishermen migration in Sadeng PPP was generally a permanent migration.
Kata Kunci : analisis, migran, migrasi, nelayan andon, PPP Sadeng/analysis, andon fishermen, migration, migrants, PPP Sadeng