Peran Wanita dalam Rumah Tangga Nelayan Sekoci di Pantai Sadeng Kabupaten Gunugkidul
WITRI ULIARTI, Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.;Ir. Hery Saksono, M.A.
2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANANPenelitian yang dilakukan di Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran produktif, reproduktif, dan sosial wanita nelayan sekoci, mengetahui alokasi waktu dalam melakukan peran tersebut serta mengetahui kontribusi pendapatan wanita dalam rumah tangga nelayan sekoci di PPP Sadeng terhadap total pendapatan keluarga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2015 menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei. Responden ditentukan secara snowball yakni wanita nelayan sekoci, sehingga diperoleh sebanyak 31 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita nelayan sekoci berperan dalam kegiatan reproduktif antara lain mencuci baju, menyapu dan mengepel, mengasuh anak, menyetrika, menata rumah, dan belanja. Peran produktif wanita nelayan sekoci adalah sebagai pedagang ikan, petani, pedagang makanan, pedagang klontong, pembantu rumah tangga, karyawan pabrik, dan pencuci baju. Peran sosial yang dilakukan wanita nelayan sekoci diantaranya adalah arisan, rewang, posyandu, sedekah laut, latihan voli, perayaan atau syukuran. Rata-rata alokasi waktu wanita nelayan sekoci dalam melakukan peran reproduktif selama 8,85 jam/ hari dan peran sosial selama 0,21 jam/ hari. Hasil penelitian mengidentifikasi peran produktif yang dilakukan oleh 13 orang responden (41,94%) yaitu dengan alokasi waktu ata-rata 6,23 jam/ hari. Wanita nelayan yang melakukan peran produktif memiliki kontribusi pendapatan sebesar masing-masing sebagai pedagang ikan 36%, petani sebesar 10,47%, warung makan 31,03%, pedagang kelontong 17,79%, buruh pabrik 5,80%, sebagai pembantu rumah tangga sebesar 23,76%, sebagai pencuci baju sebesar 20%. Wanita nelayan di PPP Sadeng memiliki dua peran utama yaitu peran reproduktif dan peran sosial, baru sebagian kecil yang memiliki peran produktif. Program pemberdayaan ekonomi istri nelayan perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya ikan yang masih melimpah dari hasil tangkapan nelayan.
This research was conducted at Sadeng Beach, Songbanyu Village, Subdistrict of Girisubo, Gunungkidul Regency. The research aims to find out the productive, reproductive, and social roles of fishers wife; to find out the allocation of time to perform that roles; and to identify the contribution of women in the household of fishers to family total income. The research was conducted in October to December 2015 using descriptive method with survey techniques. Respondents determined by snowball sampling with total respondent of 31 people. The study showed those women role in reproductive activities include washing clothes, sweeping and mopping, parenting, ironing, managing the home, and shopping. The productive role of fishers wife were as trader, farmer, food vendor, grocery, maid, factory worker, and clothes washer. The social roles of women including the social gathering, rewang (helping), posyandu (pre-post natal health care), sea alms, practice vollyball, celebrations or syukuran (religius meetimg). Average time allocation of fishers wife in performing reproductive roles for 15.84 hours/ day and social role for 0.91 hours/ day. Productive roles was only performed by 13 respondents (41.94%) and had allocated an average time of 6.23 hours/ day. Fishers wife who do productive role has contributed income of respectively 36% as a trader, farmer at 10.47%, food stall 31.03%, grocery 17.79%, factory employees 5.80%, as a housekeeper at 23,76%, as clothes washers by 27.08%. Fishers wife at Fishing Port Sadeng majorly performed two main roles: reproductive and social roles, and only few part of women performed productive roles. Therefore, women economic empowerment program is need to be promoted to enhace the optimum use of fishery resources.
Kata Kunci : : peran, produktif, reproduktif, sosial, wanita nelayan, Pantai Sadeng/ productive, reproductive, role, social, fisher�s woman, Sadeng Beach