Perilaku Sifat Mekanis Sambungan Las Friksi Al 6061-T6 yang Mengalami Perlakuan Panas T6 Ulang
PIERRE LAPORTE MALAU, Prof. M. Noer Ilman, S.T.,M.Sc.,Ph.D
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINTeknologi penyambungan, khususnya teknik pengelasan tumbuh dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satu jenis pengelasan yang digunakan adalah las friksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perlakuan panas T6 ulang terhadap sifat mekanis dari sambungan las friksi pada aluminium paduan Al 6061-T6. Proses pengelasan dilakukan dengan putaran spindle 1350 rpm sedangkan parameter lainnya meliputi waktu gesekan selama 90 detik. Setelah proses pengelasan, dilakukan proses perlakuan panas T6 ulang pada sambungan las. Proses perlakuan panas terdiri dari 2 bagian, yaitu solution heat treatment pada suhu 550 derajat celcius kemudian dilakukan quenching dengan air sebagai media pendinginan, dan dilanjutkan dengan proses precipitation hardening pada suhu 185 derajat celcius dengan variasi waktu penahanan 2, 3 dan 4 jam. Pengamatan yang dilakukan meliputi pengamatan struktur mikro, pengukuran nilai kekerasan vickers dan pengujian tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan artificial aging menghasilkan presipitat yang kasar disertai dengan peningkatan nilai kekerasan dan kekuatan tarik. Kekerasan dan kekuatan tarik paling tinggi dihasilkan oleh spesimen dengan waktu penahanan aritificial aging 4 jam dengan nilai kekerasan daerah las sebesar 89,67VHN dan kekuatan tarik 247,43 MPa.
Connecting method technics, especially welding method are growing rapidly inline with developing technology. Friction welding is one method from many welding methods kind. The aim of the research is to observe the effect of T6 heat treatment to the mechanical properties in friction welding connection area aluminium Al 6061-T6. The welding process uses 1350 spindle rpm, the other parameter is the friction duration for 90 second. After welding process done, T6 heat treatment applied again to the speciment. The dorst heat treatment is solution heat treatment at 550 celcius degrees and continued by quench the speciment to water as cooling media. The second heat treatment is precipitation hardening process at 185 celcius degress with time variation for 2, 3, 4 hours. The properties that observed covering micro structure, hardeness (vickers value), and also tensile strength. The research show that increasing artificial aging makes rough precipitate followed by increasing hardeness and tensile strength. The highest hardeness and tensile strength found in speciment with 4 hours artificial aging with 89,67 VHN and 242,43 MPa tensile strength.
Kata Kunci : friction welding, Al 6061-T6, heat treatment, mechanical properties