Laporkan Masalah

Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi tenaga kerja pada PT. Mandala Airlines

SUSILO, Harso, Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Setiap perusahaan membutuhkan orang-orang yang mampu, berkeahlian, trampil (skill) dan mau bekerja, mempunyai dorongan atau motivasi untuk maju dalam melaksanakan pekerjaan (effort), membina, mengembangkan, mendisiplinkan, mengatur pekerjaan (consistency), memberikan kompensasi dan jaminan-jaminan sosial, keamanan, serta kondisi kerja yang memadai (working conditions). Obyek penelitian ini adalah PT. Mandala Airlines. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling (teknik acak sederhana)-pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Dengan asumsi bahwa tingkat keseragaman (degree of homogenity) dari populasi relatif tinggi, karena seluru h anggota populasi sangat mengerti dan sangat berhubungan dengan perusahaan, maka besar sampel yang diambil tidaklah perlu terlalu besar. Dalam penelitian ini, pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan sepuluh (1 0) Skala Likert dan jumlah responden yang diambil sebagai sampel adalah 92 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi I in ie r berg and a. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa faktor-faktor skill, effort, working conditions dan consistency mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi penggunaan tenaga kerja. Adapun persamaan regresinya adalah : Y = 2,705 + 0,041 5X1 + 0,0684X2 + 0,0828X3 + 0,637& + e Dari persamaan tersebut nampak bahwa PI, P2, P3, dan P4, adalah positif (berpengaru h searah). Melalui uji F (pengujian secara simultan/serentak) dan uji t (pengujian secara individu/parsial), variabel bebas (Xi, X2, X3, dan &) berpengaruh signifikan terhadap variabel tergantung (Y / efisiensi). Dari keempat variabel yang dikembangkan dalam penelitian ini, variabel Consistency (&) mempunyai pengaruh paling besar terhadap efisiensi tenaga kerja. Kenyataan ini ditunju kkan oleh besarnya perhitungan t hitung (7,926) untuk variabel Consistency terhadap Efisiensi tenaga kerja, lebih besar dari t tabel (1,99) dibanding variabel-variabel lainnya yaitu : Skill (3,340), Effort (3,394), dan Working condifions (2,770). Dan dari F hitung, pada level of significant (a) 5 % dan tingkat kepercayaan 95 % diperoleh F hitung = 32,293 lebih besar dari F tabel (2,47). Hasil analisis Koefisien Determinasi (R2) diperoleh nilai 0,598, artinya bahwa variasi variabel tergantung (Y) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (XI, X2, X3, dan &) secara simultan sebesar 59,8 % dan signifikan pada tingkat kepercayaan 95 %, sedangkan sisanya sebesar 40,2 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini.

The every company commonly needs the people who have capability, skill, effort and motivation to do the work. Being get the progress of efficiency may the staff or people can be develop, discipline, and arrange all works. The object of study is PT. Mandala Airlines. Sample takes by simple random sampling - the assume that degree of homogeneity relatively high for the population. Data’s study takes by spread the questioners at 10 Likert Scale and the respondent was 92. The analysis tools are regression analysis by SPSS. The result of this study showed that skill, effort, working condition and consistency factor have been significant effect to staff efficiencies. The regression equation was : Y= 2,705 + 0,0415 XI + 0,0684 X p + 0,0828 X3 + 0,637 & + e For this equation shows that PI, p2, P3, and p4 are positive, by the F test (simultaneous) and t test (partial) - independent variable (XI, X2, X3, and &) have significant effect to dependent variable (Y). From all variables study, consistency variable (&) has biggest effect to staff efficiencies. The t test shows 7,926 for consistency variable and it’s bigger than t table (1,99) - comparing the other variables that skill (3,340), Effort (3,394), and Working condition (2,770). The F test at level of significant (a) 5 % and level of acceptable 95 %, showed that F test (32,292) bigger than F table (2,47). Determination coefficient (R2) = 0,598 - it’s mean that the variant of dependent variable (Y) can be explained by independent variable (XI, X2, XJ, and &) simultaneously at 59,8 % and the other’s 40,2 % explained by else variable from outside this study model.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Efisiensi, efficiencies


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.