Laporkan Masalah

PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN DESA PAGAK KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO

BIMA PRASETYO S, Ir. Hery Saksono, M. A.; Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.; Ir. Supardjo S.D., S.U.

2016 | Skripsi | MANAJ. SUMBER DAYA PERIKANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial ekonomi nelayan, ragam sumber pendapatan nelayan, dan perubahan sumbangan pendapatan dari usaha perikanan tangkap terhadap pendapatan total nelayan. Lokasi penelitian yaitu Desa Pagak Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Seluruh responden pada penelitian Mardiani (2005) diwawancarai kembali. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan. Data sekunder berasal dari penelitian Mardiani (2005), Badan Pusat Statistika Kabupaten Purworejo, Kantor Kecamatan Ngombol, dan Kantor Desa Pagak. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan dari Kali Pantai tidak dapat diandalkan untuk kegiatan penangkapan ikan. Jumlah nelayan yang masih aktif 15 orang dari total responden (28 orang). Sumber pendapatan utama nelayan pada tahun 2015 berasal dari kegiatan bertani, menangkap ikan, dan bertambak. Fenomena pembukaan tambak udang di Desa Pagak terjadi sejak tahun 2012. Kegiatan penangkapan mulai dikembangkan di Desa Pagak pada tahun 2003 dengan masuknya bantuan pemerintah. Faktor penyebab terjadinya perubahan sosial adalah pembangunan, yaitu jalan poros desa, pembangunan TPI, pembangunan jalan poros desa menuju TPI, pembangunan jembatan permanen menuju TPI. Penyebab lain adalah masuknya pendatang dari luar Desa Pagak dan berkembangnya teknologi informasi. Kelompok masyarakat yang terdapat di Desa Pagak adalah kelompok tani, kelompok nelayan, dan kelompok petambak. Sumbangan pendapatan dari usaha perikanan tangkap terhadap pendapatan total nelayan di Desa Pagak menjadi lebih kecil dibandingkan tahun 2005.

This research aim to determine the socio-economic change of fishermen, the source of fishermen income and contribution of income from capture fisheries to total income of fishermen. Pagak Village, Ngombol Sub-District, Purworejo Regency was choosed as location of study, where Mardiani (2005) did research ten years ago. All of Mardiani's respondents were interviewed again. The primary data were collected by interview and field observation, while secondary data were collected from Mardiani's thesis, Board of Statistics of Purworejo Regency, Ngombol Sub-District Office, and Village Pagak Office. The data collected were analyzed by descriptive method. The results showed that ecology of Kali Pantai has changed and fishermen can not catch fish there. The amount of fishermen decreased from 28 people in 2005 to 15 people in 2015. The main source of the fishermen income comes from farming, fishing, and brackishwater aquaculture. Fishermen began to open shrimp ponds in the village since 2012. The cause of social change in the village were the village road and bridge construction to fish auction hall, immigrant from outside the villlage, and information technology. Contribution of income from capture fisheries and non capture fisheries to total fishermen income becomes smaller than in 2005.

Kata Kunci : Perubahan Sosial Ekonomi, Nelayan, Desa Pagak, Kabupaten Purworejo.