APLIKASI ISOTOP ALAM UNTUK MENENTUKAN POLA INTERKONEKSI AIR DANAU LIDO DENGAN AIR SEKITARNYA SEBAGAI STUDI AWAL PENCEMARAN PADA AIRTANAH DI KAWASAN LIDO BOGOR, JAWA BARAT
SITI HORIAH , Dr. Ir. Agus Budhie Wijatna, M.Si., ; Bungkus Pratikno, S.T., M.T.,
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK NUKLIRDanau Lido Bogor adalah danau yang digunakan sebagai sentra wisata daerah Cigombong Bogor, Jawa barat. Adanya eksploitasi wisata terhadap danau ini menyebabkan penurunan kualitas air danau yang menyebabkan tingginya kandungan (timbal) Pb di air. Hal ini membuat penduduk sekitar khawatir jika sumber airtanah yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari, baik dari sumur bor, gali atau mata air memiliki interkoneksi hidraulik dengan Danau Lido. Kekhawatiran tersebut menimbulkan dugaan bahwa pencemaran air yang ada di Danau Lido akan dapat mencemari airtanah di kawasan Cigombong. Metode aplikasi isotop alam deuterium dan oksigen-18 dalam air digunakan untuk menentukan interkoneksi air danau dengan air sekitarnya sedangkan untuk mengetahui indikasi adanya pencemaran air, dilakukan pengukuran temperatur, pH dan kandungan timbal (Pb) pada sampel air. Hasil analisis komposisi isotop (deltaD, deltaO-18) menunjukkan bahwa dari 15 sampel yang diambil di lima kelurahan di Kecamatan Cigombong, hanya sampel S7 (106derajat48menit163sekon E dan 06derajat44menit363sekon S) dengan rasio isotop deltaD (-36,78823 kuranglebih 0,97) permil dan deltaO-18 (-3,43538 kuranglebih 0,22) permil dan sampel S14 (106derajat50menit762detik E dan 06derajat45menit903detik S) dengan rasio isotop deltaD (-39,47589 kuranglebih 0,59) permil dan deltaO-18 (-3,42558 kuranglebih 0,38) permil, yang memiliki interkoneksi hidraulik dengan Danau Lido (106Âderajat48menit410detik E dan 06derajat44menit656detik S) yang memiliki nilai rasio isotop deltaD (-37,72547 kuranglebih 1,42) permil dan deltaO-18 (-4,05621 kuranglebih 0,29) permil. Indikasi adanya pencemaran timbal hanya terdapat pada mata air Ciwaluh Wates Jaya (S14) dengan kadar timbal yang melebihi 0,05 mg/L, yaitu sebesar 0,0746 mg/L.
Bogor Lido Lake is a lake that is used as the tourist center of Cigombong Bogor, West Java region. The tourism exploitation against this lake causes a decrease in water quality that causes high content of lead (Pb) in water. It becomes the public concern as the groundwater used for their daily needs, not only from drilled wells, dug wells but also springs has hydraulic interconnections with Lido Lake. This concern leads to speculation that the water pollution in Lido Lake will be able to contaminate the groundwater in the Cigombong area. Environmental isotope application methods of deuterium and oxygen-18 in the water was used to determine interconnection between groundwater and lido lake water while analysis of temperature and pH as well as analysis of Pb content in water were used to detect the water pollution. The analysis results of the isotope composition deltaD, deltaO-18) shown that among 15 samples taken at five village in the Cigombong District, only samples S7 (106degre48minutes163second E and 06degre44minutes363second S) with ratio of isotope deltaD (-36.78823 plusminus 0.97) permil and deltaO (-3.43538 plusminus 0.22) permil and samples S14 (106degre50minutes762second E and 06degre45minutes903second S) with ratio of isotope deltaD (-39.47589 plusminus 0,59) permil and delta18O (-3.42558 plusminus 0.38) permil had hydraulic interconnections with Lido Lake S12 (106degre48minutes410second E and 06degre44minutes656second S) with ratio of isotope deltaD (-37.72547 plusminus 1.42) permil and delta18O (-4.05621 plusminus 0.29) permil . The indication of Pb pollution in water was only in sample Ciwaluh springs at Wates jaya (S14). The lead content in sample was quite high compared to 0.05 mg/L, that was 0.0746 mg/L.
Kata Kunci : Danau Lido, deuterium, oksigen-18, dan Pb