Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan di Rawat Jalan RSUD Kabupaten Indramayu
NUR LAELIYAH, Heru Subekti, S.Kep, N.S, MPH
2016 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SVLatar Belakang: Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan kesehatan, dan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan, dimana dengan menunggu dalam waktu yang lama menyebabkan ketidakpuasan terhadap pasien.lamanya waktu tunggu pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal penting dan sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh suatu unit pelayanan kesehatan. Peningkatan mutu pelayanan merupakan prioritas utama dalam sebuah manajemen rumah sakit, untukmencerminkan bagaimana rumah sakit mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien.Setiap rumah sakit pada dasarnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pasien sebagai pelanggan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti di RSUD Kabupaten Indramayu. Hasil yang didapat bahwa di dalam pelaksanaan akan waktu tunggu pelayanan pasien di rawat jalan sendiri masih belum berjalan dengan baik dan kurang maksimal khususnya yang terjadi pada pasien lama rawat jalan. Masih terlihat beberapa yang pasiennya menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan di rawat jalan dimulai dari pasien mendaftar sampai dengan pasien dipanggil/masuk ke ruang poliklinik dengan masih dijumpai adanya komplain/keluhan dari beberapa pasien karena masalah waktu menunggu di poliklinik tujuan agar mendapatkan pelayanan medis secepatnya, yang pada akhirnya pun secara tidak langsung akan berdampak pada kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan di rawat jalan. Tujuan: Mengetahui waktu tunggu pelayanan pasien di rawat jalan, tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan di rawat jalan, dan hubungan antara waktu tunggu pelayanan pasien di rawat jalan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan di rawat jalan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dan rancangan penelitian adalah cross sectional. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian ini antara lain kuesioner, check listobservasi, dan penilaian observasi waktu. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Rerata waktu tunggu pelayanan pasien di rawat jalan RSUD Kabupaten Indramayu selama 70,18 menit dan sebagian besar masih dalam kategori waktu lama (> 60 menit). Tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan di rawat jalan RSUD Kabupaten Indramayu masih dalam kategori cukup puas, berdasarkan lima dimensi kualitas mutu pelayanan didapatkan pada dimensi tangibles, responsiveness, assurance, dan emphaty dalam kategori cukup puas sedangkan pada dimensi reliability dalam kategori puas. Adanya hubungan antara waktu tunggu pelayanan pasien di rawat jalan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan di rawat RSUD Kabupaten Indramayu, ditunjukkan dengan nilai p=0,042atau nilai korelasi chi-square sebesar 4,135.
Background: The waiting time care is an issue that is still prevalent in health care practices, and one component that could potentially cause dissatisfaction, where the wait for a long time causing dissatisfaction with patients. waiting time of patients in obtaining health services is one of the important and largely determine the quality of health services provided by a health care unit. Improving quality of care is a top priority in a hospital management, to reflect how hospitals manage service components that are tailored to the patient's situation and expectations. Each hospital was basically developed to meet the needs and patient satisfaction as a customer. Based on the results of preliminary studies that have been conducted by researchers at the Indramayu District Hospital. The results that the implementation will be the waiting time of patient care in outpatient still has not gone well and less than the maximum especially those that occur in older patients outpatient. It still looks some patients to wait long to get service in outpatient starts from the patients enrolled by the patient called / went into the clinic with still met the complaints / grievances of some patients because of the time waiting in the clinic of interest in order to get medical care as soon as possible, the eventually also indirectly impact on patients' satisfaction with the services provided on an outpatient basis. Objectives: To determine the waiting time of patients in outpatient care, outpatient satisfaction level with the services in outpatient care, and the relationship between the waiting time of patients in outpatient care with patient satisfaction with care on an outpatient basis. Methods: This type of research is descriptive with quantitative approach, and the study design was cross-sectional. Sampling technique used is purposive sampling. The research instruments include a questionnaire, check list of observation, assessment and observation time. Analysis of the data in this study using univariate and bivariate analysis using Chi-Square. Results: The average waiting time of patient care in outpatient hospitals district of Indramayu for 70.18 minutes and most are still in the category of long time (>60 minutes). The level of patient satisfaction with the services in the outpatient Indramayu District Hospital is still in the category quite satisfied, based on the five dimensions of quality of service quality obtained in tangibles dimension, responsiveness, assurance, and empathy in the category quite satisfied while the reliability dimension in the category are satisfied. The existence of a relationship between the waiting time of patients in outpatient care with patient satisfaction with hospital care services in Indramayu district, indicated by the value p = 0,042 or chi-square correlation value of 4.135.
Kata Kunci : Waktu tunggu, Pelayanan rawat jalan, Pasien lama, Kepuasan pasien